PamulihanPeristiwaSumedang

Perselisihan Berdarah Terjadi di Pamulihan Sumedang, Korban Alami Luka 9 Jahitan

Telah terjadi perselisihan yang mengakibatkan korban mengalami luka robek 9 jahitan dibagian pipi kiri. Peristiwa itu terjadi di Dusun Cimasuk I RT 04 RW 07 Desa Pamulihan Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang, Kamis (13/7), sekira Jam 15.00 WIB.

Korban atas nama Jeklin Nababan (21), tinggal di Perumahan Kelapa Gading Blok B-3 No 09 RT 01 RW 07 Desa Padasuka Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Pamulihan, Aiptu Dede Kosasih, kejadian bermula saat korban sedang bekerja ditelpon oleh pelaku inisial P yang berbicara bahwa ada masalah dalam pekerjaan.

Baca Juga :  Petani Tembakau di Sumedang Minta Optimalkan Sapras dari DBHCHT

“Pelaku mengajak korban bertemu di daerah Cilengsar, kemudian pada saat korban berada di Dusun Cimasuk Desa Pamulihan pelaku menelpon korban kembali dan menanyakan keberadaan korban,” kata Aiptu Dede, seperti pada keterangan tertulisnya yang diterima Tahu Ekspres, Kamis (13/7).

Tidak lama setelah itu, lanjut Aiptu Dede, pelaku datang bersama satu orang temannya yang tidak dikenali oleh korban. Kemudian pelaku kembali membahas tentang permasalahan pekerjaan. Pada saat itulah, antara korban dan pelaku terjadi adu argumen.

Baca Juga :  Petani Tembakau di Sumedang Minta Optimalkan Sapras dari DBHCHT

“Pelaku tiba-tiba mencekik korban dan korban pun langsung melakukan pemukulan beberapa kali hingga pelaku berlindung dengan posisi jongkok.

Lalu setelah pelaku berdiri tiba-tiba melakukan penyerangan kepada korban menggunakan benda yang tidak diketahui menggunakan benda apa,” ujar Aiptu Dede.

Akibat dari kejadian itu, kata Aiptu Dede, korban mengalami luka robek di bagian pipi sebelah kiri sehingga harus menjalani penanganan medis di Puskesmas Tanjungsari.

Baca Juga :  Petani Tembakau di Sumedang Minta Optimalkan Sapras dari DBHCHT

“Korban menerima 9 jahitan akibat luka robek dibagian pipi kiri, kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pamulihan,” terangnya.

Kasus ini masuk dalam Tindak Pidana Penganiayaan sebagaimana Pasal 351 KUHPidana. Saat ini dalam tahap lidik oleh pihak kepolisian. “Pelaku menyerahkan diri ke pihak kepolisian,” terang Aiptu Dede.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button