Pemerintahan

Pererat Silaturahmi, Rapat Minggon Kecamatan Pamulihan Keliling ke Desa-desa

Sumedang – Rapat Minggon Kecamatan Pamulihan kini digelar secara bergilir di desa-desa, bukan lagi di kantor kecamatan. Pola baru ini sudah beberapa kali diterapkan, termasuk dalam rapat yang berlangsung di Aula Desa Ciptasari, Selasa (4/2/2025).

Camat Pamulihan Rohana menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan memahami kondisi tiap desa secara langsung. “Minggu pertama kami berkeliling ke desa-desa untuk rapat minggon. Tujuannya agar saling mengenal dan memahami karakter masing-masing desa,” ujarnya.

Rapat tersebut dihadiri oleh para kepala desa, perwakilan UPTD, Forkopimcam, serta Disnakertrans Sumedang. Dalam forum itu, Rohana menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi di desa-desa. “Seluruh desa diharapkan bisa memanfaatkan teknologi informasi masa kini agar pelayanan lebih maksimal,” katanya.

Ia juga menyinggung soal kerawanan bencana di Pamulihan, seperti tanah longsor, pohon tumbang, dan kebakaran hutan maupun permukiman. “Mohon setiap elemen memberikan edukasi kepada masyarakat. Momen di setiap desa bisa dijadikan sosialisasi,” imbuhnya.

Rohana juga menyoroti kasus kebakaran akibat arus listrik yang terjadi beberapa waktu lalu dan meminta kepala desa aktif memberikan sosialisasi pencegahan.

Selain itu, rapat juga membahas program kebersihan lingkungan. “Harus ada operasi kebersihan. Kebersihan itu sebagian dari iman,” tegas Rohana.

Ia menegaskan bahwa Sumedang telah mencanangkan zero waste agar pengelolaan sampah lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Rohana juga menyinggung usulan pemekaran Desa Cigendel yang telah dikomunikasikan dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang. “Adapun syaratnya desa yang akan dimekarkan harus berusia minimal lima tahun, memiliki minimal 6.000 jiwa dan 1.500 KK, serta akses transportasi yang memadai,” jelasnya.

Menurutnya, pemekaran desa harus mempertimbangkan aspek sosial budaya, potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, serta batas wilayah yang telah ditetapkan pemerintah. “Harus ada persiapan tiga tahun sebelum desa baru resmi berdiri. Nanti akan ada identifikasi supaya mudah pembagiannya antara desa induk dan yang dimekarkan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mahjong Wins 3 Dan Pengalaman Online Yang Sering Dibahas Mahjong Ways Kembali Muncul Di Percakapan Pengguna Platform Mahjong Wins 3 Menjadi Topik Ringan Yang Lagi Ramai Mahjong Ways Menjadi Bagian Dari Tren Komunitas Modern Mahjong Wins 3 Kembali Jadi Bahan Diskusi Media Online Mahjong Ways Dan Fenomena Pemain Platform Digital Mahjong Wins 3 Menjadi Topik Yang Sering Muncul Online Pemain Online Kembali Menyoroti Pola Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Obrolan Ringan Komunitas Digital Mahjong Ways Kembali Menarik Rasa Penasaran Pengguna Online Mahjong Wins 3 Menjadi Sorotan Pengguna Media Sosial Mahjong Ways Dan Topik Platform Online Yang Semakin Aktif Mahjong Ways Dan Gaya Baru Komunitas Pemain Online Mahjong Wins 3 Kembali Menjadi Topik Ringan Media Digital Pengguna Platform Online Menyoroti Keunikan Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Tren Komunitas Yang Terus Bertambah Mahjong Ways Kembali Jadi Percakapan Harian Pemain Mahjong Wins 3 Menjadi Bagian Dari Fenomena Online Modern Mahjong Ways Dibicarakan Karena Ciri Khas Visualnya Mahjong Wins 3 Kembali Muncul Di Forum Komunitas Digital