Uncategorized

Lapas Sumedang Gelar Ikrar Anti Narkoba dan Penipuan, Tegas Dukung Program Kementerian

Sumedang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sumedang menggelar kegiatan ikrar anti narkoba dan segala bentuk penipuan. Acara ini dihadiri oleh berbagai stakeholder dan mitra kemasyarakatan sebagai wujud transparansi serta komitmen mendukung program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Kegiatan ini digelar untuk merespons fenomena yang terjadi belakangan ini di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Dalam tiga bulan terakhir, tercatat adanya peningkatan pelanggaran berupa penyalahgunaan wewenang oleh pejabat maupun petugas.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, telah memberikan instruksi tegas bahwa pihaknya tidak akan mentolerir atau memaafkan lagi jika terjadi tindak pidana yang dilakukan oleh jajaran di tingkat Satker maupun wilayah. Hal ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pihak untuk melaksanakan tugas dan fungsi serta standar operasional prosedur dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga :  Simbiosis Mutualisme, Peternak Ini Budidaya Lebah Madu dan Ayam Kampung

“Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), kita adalah pelayan masyarakat dan publik. Kita wajib memberikan pelayanan maksimal dengan sumber daya yang dimiliki,” ujar perwakilan Lapas Sumedang dalam sambutannya.

Belum lama ini, terjadi kasus di Lapas Rutan Kotabumi dimana oknum petugas ditangkap terkait kasus narkoba. Selain itu, juga muncul informasi pengaduan penipuan yang dilakukan oleh warga binaan dengan jumlah korban yang cukup banyak, yang membuat pimpinan sangat prihatin.

Baca Juga :  Makna Mendalam Hari Raya Idul Adha dan Filosofi di Balik Pemotongan Hewan Kurban

Kepala Lapas Bima Ganesha Widiyadarma, menegaskan bahwa ikrar ini bukan sekadar upacara seremonial atau pelaksanaan perintah pimpinan semata, melainkan kewajiban yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus serupa di Lapas Sumedang, pihaknya tetap menerapkan prinsip waspada atau dalam bahasa Jawa dikenal sebagai “eling lan waspodo” agar tidak tergelincir.

Baca Juga :  Tol Cisumdawu Alami Retakan 80 Meter, Demi Kenyamanan, PT CKJT Akan Berlakukan Contra Flow

“Seringkali orang tergelincir bukan karena batu besar, melainkan karena pasir atau tumpahan oli yang tidak disadari. Oleh karena itu, kita harus tetap waspada dan menyingkirkan hal-hal kecil yang bisa mengganggu kinerja ke depan,” tambahnya.

Seluruh jajaran Lapas Sumedang juga menyatakan komitmennya untuk menjaga lingkungan dari penyalahgunaan handphone ilegal, peredaran gelap narkotika, serta berbagai modus penipuan. Dengan adanya ikrar ini, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang bersih, aman, dan terpercaya serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mahjong Wins 3 Dan Pengalaman Online Yang Sering Dibahas Mahjong Ways Kembali Muncul Di Percakapan Pengguna Platform Mahjong Wins 3 Menjadi Topik Ringan Yang Lagi Ramai Mahjong Ways Menjadi Bagian Dari Tren Komunitas Modern Mahjong Wins 3 Kembali Jadi Bahan Diskusi Media Online Mahjong Ways Dan Fenomena Pemain Platform Digital Mahjong Wins 3 Menjadi Topik Yang Sering Muncul Online Pemain Online Kembali Menyoroti Pola Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Obrolan Ringan Komunitas Digital Mahjong Ways Kembali Menarik Rasa Penasaran Pengguna Online Mahjong Wins 3 Menjadi Sorotan Pengguna Media Sosial Mahjong Ways Dan Topik Platform Online Yang Semakin Aktif Mahjong Ways Dan Gaya Baru Komunitas Pemain Online Mahjong Wins 3 Kembali Menjadi Topik Ringan Media Digital Pengguna Platform Online Menyoroti Keunikan Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Tren Komunitas Yang Terus Bertambah Mahjong Ways Kembali Jadi Percakapan Harian Pemain Mahjong Wins 3 Menjadi Bagian Dari Fenomena Online Modern Mahjong Ways Dibicarakan Karena Ciri Khas Visualnya Mahjong Wins 3 Kembali Muncul Di Forum Komunitas Digital