PasehPeristiwaSumedang

Kecelakaan Lalulintas di Paseh Sumedang Telan Korban Jiwa

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil truk muatan tepung beton (kapur) telah menewaskan 1 korban jiwa. Kecelakaan ini terjadi di Jalan Perlintasan Bandung – Cirebon, tepatnya di Dusun Keboncau Desa Padanaan Kecamatan Paseh Kabupaten Sumedang, Jum’at (26/1) pagi, sekira Jam 07.30 WIB.

Video yang menunjukkan kondisi dilokasi kejadian pun sontak viral di jagat maya yang tersebar dari grup ke grup WhatsApp lainnya. Tampak dalam video mobil truk yang terguling kemudian ada mobil angkot yang terlihat gepeng diantara reruntuhan warung yang tepat berada di pinggir jalan. Dari informasi yang dihimpun Tim Tahu Ekspres, kecelakaan ini melibatkan 1 truk pengangkut tepung beton (kapur), 3 angkot dan 1 mobil carry.

Baca Juga :  Masuk Jurang di Rancakalong, 3 Pengendara Mobil Tewas

Dikonfirmasi terpisah, Humas RSUD Sumedang, Rudianto, membenarkan ada korban kecelakaan lalulintas di Paseh yang dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sumedang.

“Telah datang korban kecelakaan truk tronton yang menimpa rumah di Paseh Jam 08.30 WIB,” kata Rudi melalui staffnya Rendi kepada Tahu Ekspres.

Baca Juga :  Emak-emak Warga Paseh Sumedang Teriakan PKB Agung Tetap Agung

Adapun korban yang dibawa ke RSUD Sumedang atas nama YS (37) mengalami luka terbuka di kaki kiri, dan robek pada bagian mulut saat ini sedang dalam penanganan pihak medis. Kemudian korban yang kedua EK (34), kondisi korban mengalami patah di kaki kiri, luka terbuka dan penurunan kesadaran. Keduanya merupakan warga setempat dan satu lagi seorang supir truk tronton yang dibawa ke RSUD Sumedang.

Baca Juga :  Kecelakaan Lalulintas di Jatinangor Tewaskan Pengendara Motor

Menurut Babinsa Satuan Pos Paseh Koramil 1007/Conggeang Koptu Nanang Saduni didampingi Anggota Polsek Paseh Aipda Jujun yang berada dilokasi kejadian
mengatakan, korban meninggal dunia merupakan warga setempat.

“Untuk 2 orang yang dibawa ke RSUD merupakan pasangan suami istri pemilik toko klontong. Sedangkan satu orang lagi merupakan sopir truk,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button