NasionalSumedangTNI/Polri

Kapolda Jabar Tanam Bibit Pohon di Tahura Gunung Palasari Sumedang

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Sekitar 30 ribu lebih pohon kayu-kayuan hingga buah-buahan ditanam di sejumlah wilayah Polda Jawa Barat (Jabar). Salahsatunya, secara simbolis penanaman dilakukan oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus didampingi pejabat Forkopimda di area Taman Hutan Rakyat (Tahura) Gunung Palasari Sumedang Jabar, Rabu (15/11/2023).

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo menyatakan, bahwa penanaman pohon dilaksanakan secara serentak oleh Polda se-Indonesia itu dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo melalui Zoom Meet.

Baca Juga :  Peristiwa KDRT Berdarah di Sumedang, Nyawa Pasangan Suami Istri Ini Masih Tertolong

“Kegiatan penanaman sepuluh juta pohon ini dilakukan serentak se-Indonesia. Kegiatan ini juga atas kerjasama antara Polri, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Lingkungan Hidup, serta Kementerian Pertanian,” ucapnya.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar, untuk di Sumedang, dilaksanakan penanaman pohon sebanyak 3000 bibit yang tersebar di berbagai lokasi. Untuk Tahura Gunung Palasari, sebanyak 400 bibit pohon ditanam, sementara 2600 bibit pohon ditanam di 26 Polsek Jajaran Polres Sumedang.

Baca Juga :  Polres Sumedang Ungkap Kronologi Bus Terguling di Buper Kiara Payung, 14 Orang Luka-luka

“Adapun jenis bibit pohon yang ditanam mencakup Alpukat, Petai, Jambu Kristal, Duren MK, Jambu Bol Harman/Jamaika, Rambutan, dan Mangga,” terangnya.

Selain aksi nyata dalam pelestarian alam, Kapolda Jabar Irjen Pol. Akhmad Wiyagus juga menunjukkan kepedulian sosial dengan memberikan bantuan sosial (Bansos) berupa paket sembako kepada warga sekitar.

Baca Juga :  Polres Sumedang Diterjunkan, Proses Eksekusi Bidang Tanah dan Bangunan di Tanjungsari Berlangsung Kondusif

“Aksi penanaman pohon serentak ini merupakan langkah nyata untuk menjadikan lingkungan yang hijau dan sehat, serta memberikan dampak positif langsung bagi kehidupan masyarakat setempat,” tukasnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button