SumedangTanjungkertaWisata

Ini Dia! Tempat Camping dengan Pemandangan ‘City Lights’ Terkeren di Sumedang

Samalengoh Camp merupakan tempat camping di Kabupaten Sumedang yang saat ini tengah digandrungi para penikmat suasana alam dimalam hari. Selain udaranya yang sejuk dan dingin, tempat ini menyajikan pemandangan ‘City Light’ yang indah di pusat kota Sumedang.

City Lights (lampu-lampu kota) sendiri merupakan bahasa gaul bagi mereka yang suka camping dengan menikmati suasana kota di malam hari dilihat dari ketinggian. Ketika pengunjung camping di Samalengoh Camp, tempat ini menyajikan pemandangan indah lampu-lampu kota Sumedang dimalam hari.

Bagi anda yang belum pernah berkunjung ke tempat ini bisa datang langsung ke alamat di Dusun Gunungdatar, Blok Gunung Gajah, RW 05 Desa Gunturmekar Kecamatan Tanjungkerta Kabupaten Sumedang.

Luas area Samalengoh Camp mencapai 3 hektare, bisa digunakan untuk kapasitas tenda sampai 50 tenda (tenda kapasitas 4 orang), bahkan lebih, tapi dibatasi sampai 50 tenda permalamnya. Untuk area parkir sendiri masih terbatas untuk mobil, hanya muat sekitar 15 mobil, kalau untuk motor bisa muat banyak.

Rute Jalan Menuju Samalengoh Camp

Ada dua rute yang bisa ditempuh oleh pengunjung, jika berangkat dari arah Subang bisa melalui Desa Sukamantri Kecamatan Tanjungkerta arah ke Bojong. Diperbatasan Tanjungkerta-Bojong, pengunjung bisa belok kanan ke arah Sudiplak kemudian ikuti petunjuk jalan yang sudah dipasang pihak pengelola. Kalau dari arah Bojong juga sama bisa ke arah Sudiplak belok kiri.

Selain itu juga, pengunjung bisa melalui jalan Pamarisen/Cibungur di Desa Mekarjaya Kecamatan Sumedang Utara. Arah masuknya bisa dari Kantor Pemadam Kebakaran Sumedang Kota atau via Bojong, setelah jembatan Tol Cisumdawu belok kiri.

Baca Juga :  Pencurian di Sebuah Ruko Tanjungkerta Sumedang Berkedok Pembelian Kopi

“Jadi arah masuknya ada dua tempat, dari Sudiplak (Bojong-Tanjungkerta) atau melalui Kantor Pemadam Kebakaran ke Pamarisen/Cibungur Desa Mekarjaya, kurang lebih dari Pemadam atau Sudiplak ke lokasi butuh 15 menit sampai,” kata pengelola Samalengoh Camp, Otong Nursobah, saat diwawancara Tahu Ekspres, Sabtu (27/5).

Sedangkan untuk warga setempat, lanjut Otong, khususnya Tanjungkerta biasa mengambil jalur dari arah Gembong perbatasan Desa Cigentur dan Gunturmekar ke atas.

Harga Tiket Masuk dan Parkir Samalengoh Camp Sumedang

Otong menambahkan, untuk tiket masuk Samalengoh Camp terbagi menjadi 3 bagian, pengunjung siang, malam dan menginap. Begini rinciannya :

1. Pengunjung Siang
Jika anda berkunjung di siang hari dan pulang pada siang itu juga, harga tiket masuknya dikenakan biaya Rp5 Ribu per orang, sudah termasuk biaya parkir motor.

2. Pengunjung Malam
Namun jika berkunjung pada malam hari dan pulang pada malam itu juga sebelum jam 00.00, pengunjung dikenakan tarif Rp10 Ribu per orang sudah termasuk biaya parkir motor.

3. Pengunjung Bermalam/Camping
Bagi anda yang ingin menginap, maka dikenakan tarif Rp15 Ribu per orang dan biaya parkir Rp5 Ribu untuk motor.

Sedangkan untuk parkir mobil sendiri, tambah Otong, biayanya Rp5 Ribu pada siang hari dan jika menginap/camping Rp10 Ribu. Untuk parkir mobil sendiri, menurutnya, saat ini masih terbatas, area parkir hanya muat hingga 15 unit mobil.

Sewa Alat Camping di Samalengoh

Bagi para pengunjung yang tidak ingin ribet berkemah di Samalengoh, menurut Otong, pihaknya sudah menyiapkan alat-alat camping yang lengkap, bisa disewa oleh pengunjung dengan cara dibooking terlebih dahulu.

Baca Juga :  Pencurian di Sebuah Ruko Tanjungkerta Sumedang Berkedok Pembelian Kopi

Adapun harganya, lanjut Otong, untuk tenda kapasitas 4 orang Rp55.000 pertenda permalamnya, jika tidak ingin ribet, pihak pengelola juga menyediakan jasa bongkar pasang tenda Rp15.000 per sekali bongkar/pasang.

“Untuk sewa nesting Rp15 Ribu, matras Rp10 Ribu dan sleeping bag Rp10 Ribu, sebelum sewa pengunjung wajib booking terlebih dahulu dan membayar DP,” kata Otong.

Selain itu juga, pihak pengelola menyediakan kayu bakar dengan harga Rp10 Ribu per ikatnya, jadi bagi para pengunjung yang ingin menyalakan api unggun tidak perlu repot membawa kayu dari rumah, tapi bisa membelinya dilokasi dengan cara dipesan terlebih dahulu

Spot Selfie dan Fasilitas lainnya di Samalengoh Camp

Untuk Spot selfie, masih kata Otong, ada 4 tempat dengan view yang menakjubkan kota Sumedang dilihat dari atas. Ada juga tempat duduk terbuka untuk nongkrong dengan pemandangan indah kota Sumedang.

Selain itu juga, ada warung, mushola, toilet dan juga aula untuk pertemuan kapasitas 30-40 orang. “Sewa aula Rp100 Ribu, untuk sound kita kerjasama dengan pihak luar, itu pun soundnya hanya bisa digunakan untuk mic saja,” kata Otong.

Untung warung yang ada di Samalengoh tidak menyiapkan makanan berat langsung dilokasi, akan tetapi, jika ingin makanan berat bisa pesan paket liwet. “Tapi harus booking dulu sebelum berangkat ke Samalengoh, nanti pas datang pesanannya sudah ada, kalaupun mau langsung pesen ditempat paling nunggu sekitar 1 Jam-an,” kata Otong.

Baca Juga :  Pencurian di Sebuah Ruko Tanjungkerta Sumedang Berkedok Pembelian Kopi

Camping Mewah di Samalengoh Camp

Produk terbaru yang ditawarkan Samalengoh Camp saat ini adalah Glamping, atau Camping Mewah. Untuk menikmati fasilitas ini, pengunjung bisa merogoh kocek cukup minimalis tapi akan merasakan pengalaman yang sangat bombastis.

“Di promo lebaran kemarin kita pasang tarif Rp200 Ribuan, tapi sekarang harga normal pengunjung dikenakan tarif Rp250 Ribuan,” kata Otong.

Saat ini, lanjutnya, Glamping baru tersedia 5 kabin (kamar) dengan kapasitas muat 4 orang. Didalamnya sudah tersedia sleeping bag, lampu, charger, selain itu juga sudah ada tempat bakar-bakar untuk masing-masing pengunjung. Didalam ruangan, tidak disediakan kasur, tapi beralaskan karpet, rumput sintetis dan juga alas aluminium foil agar pengunjung tidak kedinginan.

“Kalau untuk toilet memang tidak disediakan didalam kabin (kamar), tapi toilet terpisah, tapi jaraknya cukup dekat sekitar 10 meteran dari kabin,” kata Otong.

Harga Rp250 Ribu, kata Otong, pengunjung tidak disediakan makan, tapi kalau untuk makan pengunjung bisa booking terlebih dahulu dengan biaya tambahan atau masak sendiri ditempat yang sudah disediakan.

Otong menambahkan, bagi pengunjung yang menikmati fasilitas Glamping tidak perlu bayar tiket masuk, cukup bayar biaya parkir saja Rp5 Ribu untuk motor dan Rp10 Ribu untuk mobil.

Cara Booking di Samalengoh Camp

Tempat camping yang satu ini terbilang saat aktif di sosial media, terutama di platform Instagram. Pengunjung bisa memfollow akun @samalengohcamp_ dan jika ingin mem booking tempat ini bisa langsung mengirim pesan ke adminnya, atau juga bisa melalui whatsapp dinomor +62 821-2608-9829.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button