JatinangorPeristiwaSumedang

Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Jatinangor, BPBD Sumedang Lakukan Asesmen

Sumedang – Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumedang menyebabkan banjir dan longsor di Kecamatan Jatinangor. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat sore hingga malam hari dan berdampak pada sejumlah desa.

“Pasca terjadinya hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu lama dan angin kencang sekitar pukul 17.00 sampai 19.00 WIB di wilayah Kabupaten Sumedang mengakibatkan banjir dan longsor,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumedang, Hendar.

Banjir dilaporkan melanda Desa Cipacing, Desa Mekargalih, dan Desa Cisempur. BPBD bersama unsur terkait langsung turun ke lapangan untuk melakukan asesmen dan penanganan awal.

Baca Juga :  Perkuat Operasi SAR di Sumatera, Kantor SAR Bandung Berangkatkan 7 Rescuer ber-APD Lengkap

“Pada hari Jumat sekira jam 19.00 WIB, BPBD bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, Jercy dan Kepala Desa Cipacing melaksanakan asesmen ke lokasi banjir. Air dengan ketinggian 20 sampai 30 sentimeter menggenangi RW 07, RW 10, RW 11, RW 12, RW 13, dan RW 18 Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor,” ujar Hendar.

Akibat hujan deras yang berlangsung cukup lama, banjir merendam sedikitnya 10 rumah warga serta satu masjid. Ketinggian air bervariasi di setiap titik.

“Terendamnya kurang lebih 10 rumah serta masjid di lingkungan tersebut dengan ketinggian banjir bervariatif mulai dari 10 sentimeter sampai dengan 50 sentimeter,” ucap Hendar.

Baca Juga :  Tebing Longsor Tutup Jalur Cijambu–Tanjungsari, Jalan Kembali Normal Setelah 4 Jam

Selain banjir, hujan deras juga memicu kejadian longsor yang menimpa bangunan rumah warga.

“Sekira jam 17.00 WIB BPBD menerima laporan adanya kejadian longsor, hujan deras mengakibatkan kontrakan bagian dapurnya roboh atau longsor menimpa rumah di bawahnya atas nama Bapak Dodi, satu kepala keluarga dengan dua jiwa,” kata Hendar.

BPBD Sumedang melaporkan kondisi terkini banjir di wilayah terdampak mulai berangsur surut pada malam hari. Warga yang terdampak telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga :  Tebing 20 Meter Longsor di Jalan Provinsi Sumedang-Subang, Arus lalu lintas Lumpuh berjam-jam

“Banjir yang menggenangi pemukiman warga sudah mulai surut pada jam 20.15 WIB, beberapa warga telah berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman,” ujar Hendar.

Sementara itu, akses jalan di sekitar lokasi longsor ditutup sementara guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan. BPBD bersama warga berencana melaksanakan kerja bakti pada keesokan harinya. Untuk korban terdampak longsor, BPBD memastikan kondisi keluarga dalam keadaan aman.

“Jalan ditutup sementara karena dikhawatirkan adanya longsor susulan, dan besok rencananya akan dilaksanakan kerja bakti. Bapak Dodi serta keluarga saat kejadian sedang berada di Garut,” tutur Hendar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button