BudayaEkonomiSumedang

Wacana Adanya Pasar Seni Budaya dan Wisata di Sumedang, Diharapkan Mendongkrak Sektor Perekonomian

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang bersama stakeholder terkait terus berupaya meningkatkan kesejahteraan khususnya bagi para pelaku usaha seni budaya melalui kegiatan pasar seni, wisata dan budaya.

Demikian disampaikan Kepala Disparbudpora Kabupaten Sumedang, H. Nandang Suparman kepada wartawan di Sumedang Jawa Barat (Jabar), Jum’at (5/5/2023).

“Ya kami menginisiasi adanya kegiatan pasar seni, wisata dan budaya. Rencananya, akan dilaksanakan setiap bulan sekali pada hari Sabtu di Minggu ke-2 dan akan dimulai pada bulan Juni 2023 mendatang,” ujar Nandang.

Ia menerangkan, adapun lokasi pasar seni dan budaya tersebut bakal digelar di sentra alun-alun Sumedang atau bisa diperpanjang hingga Jalan Prabu Geusan Ulun.

Baca Juga :  Seniman Sumedang 'Go Internasional' Berkesempatan Tampil di Prancis

“Alhamdulillah, pasca pandemi Covid-19 tahun ini even untuk pertunjukan seni wisata dan budaya dinilai perlu di akomodir. Olehsebab itu, dengan even ini menjadi bagian para seniman dan budayawan untuk bisa tampil memikat serta memasarkan hasil karyanya,” ucap Nandang.

Tak hanya itu, sambung Nandang, dalam kegiatan tersebut dipastikan tidak ada pungutan biaya bagi para peserta. Sehingga, demi suksesnya acara itu, Nandang meminta para mitra Disparbudpora yang dimotori oleh Dewan Kebudayaan Sumedang (DKS) untuk menjadi pelaksana kegiatan.

“Ya tentu saja, kami telah menunjuk mitra Disparbudpora Sumedang salahsatunya, H. Thomas Darmawan yang saat ini sebagai pengurus harian DKS dan juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Sumedang. Diharapkan, dapat menjalankan program tanpa APBD ini,” ucapnya.

Baca Juga :  Seniman Sumedang 'Go Internasional' Berkesempatan Tampil di Prancis

Sementara itu, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Sumedang, Thomas Darmawan menyampaikan bahwa wacana kegiatan tersebut, akan melibatkan banyak pihak seperti, para seniman, budayawan, para pelaku industri kreatif, termasuk kuliner, seni rupa dan lain sebagainya.

“Olehkarena itu, mengingat banyaknya yang bisa ditampilkan dengan tempat terbatas, kami akan menerima pendaftaran calon peserta. Bahkan, kami akan melakukan kurasi untuk penjadwalan siapa yang akan tampil dan kapan waktunya,” jelas Thomas.

Ia menjelaskan, pendaftaran bisa dilakukan secara online melalui link google form yang disediakan panitia.

“Insya Alloh, semua akan terakomodir. Namun, kami juga membutuhkan kerjasama dari semua pihak. Mulai dari unsur Forkopimda, BUMN, BUMD dan lainnya. Jadi, saat waktunya nanti kami harap semua warga Sumedang ataupun dari luar Sumedang dapat menghadiri acara tersebut,” katanya.

Baca Juga :  Seniman Sumedang 'Go Internasional' Berkesempatan Tampil di Prancis

Dikatakan, bagi para pelaku usaha ekonomi kreatif, bisa juga melakukan pendaftaran melalui induk organisasinya, termasuk pelaku UMKM.

“Berikut sejumlah subsektor usaha kreatif yang disarankan untuk dapat mengikuti agenda kegiatan tersebut yakni, pengembangan, permainan, arsitektur, desain interior, musik, seni rupa, desain produk, fesyen, kuliner, film, animasi dan video, fotografi, desain komunikasi visual, televisi dan radio, kriya, periklanan, seni pertunjukan dan lain sebagainya,” tukas Thomas Darmawan. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button