Ujang Bey Tinjau PKN Tingkat I di LAN Jatinangor, Dorong ASN Adaptif dan Berintegritas
SUMEDANG — Anggota Komisi II DPR RI, Ujang Bey, melaksanakan kunjungan kerja pengawasan ke Lembaga Administrasi Negara Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (18/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) berjalan optimal, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pendidikan dan pelatihan kepemimpinan.
Dalam kunjungan itu, Ujang Bey meninjau langsung pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan LAN, termasuk sarana dan prasarana penunjang kegiatan pembelajaran bagi peserta pelatihan kepemimpinan nasional.
Selain melakukan pengawasan, Ujang Bey turut menghadiri pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVII Tahun 2026 yang diikuti pejabat pimpinan tinggi dari berbagai instansi pemerintah pusat maupun daerah.
Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan LAN, termasuk Muhammad Taufik, serta para peserta pelatihan.
Program PKN Tingkat I merupakan salah satu program strategis dalam mencetak pemimpin birokrasi yang adaptif, inovatif, dan memiliki kapasitas kepemimpinan kuat dalam menghadapi tantangan pemerintahan modern.
Ujang Bey mengapresiasi peran LAN dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur negara. Menurutnya, penguatan kompetensi ASN menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Pelatihan kepemimpinan seperti ini memiliki peran strategis dalam membentuk aparatur negara yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan birokrasi ke depan. Kami di Komisi II DPR RI tentu mendukung upaya LAN dalam menciptakan pemimpin-pemimpin birokrasi yang inovatif serta memiliki orientasi pelayanan publik yang kuat,” ujar Ujang Bey.
Ia menegaskan, fungsi pengawasan DPR RI tidak hanya memastikan program berjalan sesuai ketentuan, tetapi juga mendorong agar program pengembangan ASN memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan publik.
“Kami berharap program PKN Tingkat I ini dapat melahirkan pemimpin birokrasi yang mampu bekerja secara kolaboratif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memiliki komitmen kuat dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan responsif,” tambahnya.
Melalui kunjungan kerja tersebut, sinergi antara DPR RI dan LAN diharapkan semakin kuat dalam mendukung reformasi birokrasi serta peningkatan kapasitas aparatur negara demi terciptanya pelayanan publik yang lebih optimal di Indonesia.







