Peristiwa

Tol Cisumdawu Rusak Akibat Pergerakan Tanah, Ini Penjelasannya

Pergerakan tanah terjadi di KM 177 Tol Cisumdawu, tepatnya di Blok Binong–Bojongtotor, Desa Sirnamulya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang. Akibatnya, badan jalan mengalami keretakan dan ambles, hingga menyebabkan penutupan jalur cepat dan pengalihan kendaraan ke jalur lambat (cukup 1 mobil).

Kapolres Sumedang, AKBP Joko Dwi Harsono, mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian ini secara resmi kepada Kapolda Jawa Barat. “Kami juga sudah berkoordinasi dengan PT CKJT (selaku pengelola). Mereka membenarkan bahwa kerusakan diakibatkan oleh pergerakan tanah yang cukup signifikan,” kata Joko, Kamis (22/5/2025).

Baca Juga :  Lahan Warga di Conggeang Tertimbun Material Tanah Proyek Rest Area Tol Cisumdawu, Pemilik Minta Dibebaskan

Berdasarkan hasil kajian BPBD Sumedang, mahkota longsoran mencapai panjang 170 meter dan tinggi 300 meter. Tanah amblas hingga 50 cm. Sebanyak 60 rumah warga di Dusun Bojongtotor juga berada dalam zona rawan dan terancam terkena dampaknya.

Selain di KM 177, pergeseran tiang penyangga juga ditemukan di KM 204 Jembatan Cikadongdong. Menurut Kapolres, kondisi ini berisiko tinggi dan perbaikannya diperkirakan memakan waktu hingga satu tahun.

Baca Juga :  Aksi Bentangkan Bendera Kuning di PN Sumedang, Ahli Waris Tol Cisumdawu Protes Pencairan Uang Ganti Rugi

Jika pergerakan tanah terus berlanjut, jalur Tol Cisumdawu terpaksa akan ditutup sementara dan kendaraan dialihkan ke Gerbang Tol Sumedang dan Pamulihan.

Sementara itu, PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) selaku pengelola menyampaikan bahwa kerusakan jalan dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sejak akhir April.

“Kami sudah melakukan penanganan jangka pendek dengan leveling dan scarifying overlay agar jalan kembali rata, sambil menunggu rekomendasi dari ahli geoteknik untuk solusi permanen,” kata Direktur Operasi PT CKJT, Ir. Agustinus Sudrajat.

Baca Juga :  Warga Cibugel Amankan Terduga Pencuri Motor, Polisi Evakuasi Pelaku ke Puskesmas

PT CKJT juga menyiapkan mitigasi risiko, seperti menempatkan petugas 24 jam, memasang rubber cone dan rambu peringatan, serta menginformasikan kondisi melalui spanduk dan media sosial.

Rapat koordinasi lintas sektor telah digelar pada Jum’at, 23 Mei 2025, melibatkan BPBD, Basarnas, Polres, dan Dinas PUTR. Semua pihak sepakat penanganan harus cepat dan terkoordinasi.

“Keselamatan masyarakat dan pengguna tol adalah prioritas. Kami harap semua pihak terus bersinergi,” tutup AKBP Joko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mahjong Wins 3 Dan Pengalaman Online Yang Sering Dibahas Mahjong Ways Kembali Muncul Di Percakapan Pengguna Platform Mahjong Wins 3 Menjadi Topik Ringan Yang Lagi Ramai Mahjong Ways Menjadi Bagian Dari Tren Komunitas Modern Mahjong Wins 3 Kembali Jadi Bahan Diskusi Media Online Mahjong Ways Dan Fenomena Pemain Platform Digital Mahjong Wins 3 Menjadi Topik Yang Sering Muncul Online Pemain Online Kembali Menyoroti Pola Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Obrolan Ringan Komunitas Digital Mahjong Ways Kembali Menarik Rasa Penasaran Pengguna Online Mahjong Wins 3 Menjadi Sorotan Pengguna Media Sosial Mahjong Ways Dan Topik Platform Online Yang Semakin Aktif Mahjong Ways Dan Gaya Baru Komunitas Pemain Online Mahjong Wins 3 Kembali Menjadi Topik Ringan Media Digital Pengguna Platform Online Menyoroti Keunikan Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Tren Komunitas Yang Terus Bertambah Mahjong Ways Kembali Jadi Percakapan Harian Pemain Mahjong Wins 3 Menjadi Bagian Dari Fenomena Online Modern Mahjong Ways Dibicarakan Karena Ciri Khas Visualnya Mahjong Wins 3 Kembali Muncul Di Forum Komunitas Digital