Sumedang – Pasca menerima laporan warga, Polisi menyelidiki dugaan aksi pencurian uang tunai senilai Rp11 juta yang menimpa seorang warga di Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara. Uang tersebut diduga digasak maling saat korban meninggalkan rumah untuk menunaikan salat subuh, Senin (22/12/2025) dini hari.
Panit 1 Reskrim Polsek Sumedang Utara, Ipda Rizal Fauzi membenarkan adanya laporan dugaan kehilangan uang tersebut. Unit Reskrim Polsek Sumedang Utara bersama Tim Inafis Polres Sumedang langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Untuk hari ini, sedang melakukan penyelidikan tentang kejadian dugaan kehilangan uang sebesar 11 juta rupiah,” kata Ipda Rizal Fauzi saat dikonfirmasi Tahu Ekspres di lokasi, Selasa (23/12/2025).
Ia menegaskan, penyelidikan awal difokuskan pada proses identifikasi di lokasi kejadian sebelum dilakukan pengembangan lebih lanjut.
“Untuk selanjutnya, kami melakukan penyelidikan melalui inafis dulu. Nanti kami berkoordinasi untuk pengembangan selanjutnya,” ujarnya.
Dari hasil olah TKP sementara, petugas mengamankan barang bukti berupa potongan kayu di bagian pintu rumah korban. Kerusakan tersebut diduga menjadi akses masuk pelaku ke dalam rumah.
Peristiwa pencurian itu menimpa Asep Rohmat (46), warga Lingkungan Panyingkiran, RT 01 RW 02, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara. Uang puluhan juta rupiah yang disimpannya di dalam rumah diketahui berkurang setelah ia kembali dari masjid.
Asep mengaku sempat terbangun pada dini hari dan merasakan firasat tidak enak sebelum meninggalkan rumah.
“Saya kebangun setengah satu, posisi tidur uang itu disimpan dekat saya udah ngerasa gaenak hati. Terus sholat subuh lah saya kedepan rumah di masjid deket juga kan,” ujar Asep.
Kecurigaan tersebut terbukti usai salat subuh. Saat dicek bersama istrinya, uang yang semula disiapkan untuk keperluan sunatan anaknya ternyata sudah tidak utuh.
“Setelah sholat subuh saya cek sama istri uang itu awalnya ada 37 juta, karena persiapan buat sunatan anak, pas saya cek ternyata berkurang menjadi 26 juta, terhitung berkurang 11 juta, dan pas ngecek pintu depan ada bolongan ternyata,” katanya.
Menyadari telah menjadi korban pencurian, Asep langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Ia pun mengapresiasi respons cepat aparat yang turun langsung ke lokasi.
“Ya saya apresiasi untuk kepolisian, khususnya untuk Unit reskrim polsek Sumedang Utara sudah gercep ketika saya hubungi langsung mendatangi rumah saya,” pungkasnya.
Hingga kini, Unit Reskrim Polsek Sumedang Utara bersama Tim Inafis Polres Sumedang masih melakukan pengembangan kasus guna menemukan titik terang pelaku pencurian tersebut.


