RancakalongSosialSumedang

Setelah Viral, Pemda Sumedang Menyedot Genangan Air di Lahan Pertanian Akibat Tol Cisumdawu

Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) didampingi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang akhirnya melakukan penanganan darurat berupa penyedotan air bagi wilayah yang tergenang akibat tanah buangan tol Cisumdawu di Desa Sukasirnarasa Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang, Kamis (25/5).

Tanah buangan, atau disposal di Desa Sukasirnarasa sudah lama dibiarkan dan menyumbat aliran sungai ditempat itu. Karena dibiarkan bertahun-tahun, sumbatan air akhirnya terus menggenang wilayah tersebut. Seiring dengan berjalannya waktu, air genangan itu terus menerus naik. Akhirnya sampai menggenang lahan pertanian warga hingga seluas 8 hektare dan kedalaman air yang mencapai 30 meter.

Baca Juga :  Tahu Sumedang Dekat Gerbang Tol Cisumdawu

Sebelumnya, video drone yang menunjukkan genangan air di Desa Sukasirnarasa viral dimedia sosial. Akun instagram @tahuekspres telah menguploadnya pada 17 Mei 2023. Videonya sudah ditonton 9.561 orang dan komen ada 91 komentar. Selain itu juga, di akun Helo videonya sudah ditonton 7 Ribu orang, Snack Video 17 Ribu orang dan berbagai platform media sosial lainnya.

Kepala Desa Sukasirnarasa, Rasidi menyebutkan, selain menggenang lahan milik warga, air genangan yang lebih mirip bendungan ini juga mengancam puluhan rumah warga jika air yang tergenang ini jebol.

Baca Juga :  Kabar Seekor Harimau Tertabrak Kendaraan di Jalan Tol Cisumdawu Dipastikan Hoax

“Ketinggian air yang sudah merendam 8 hektare lahan itu sekarang sudah 30 meter. Kalau dibiarkan, kami khawatir pemukiman warga yang berada di dekat area genangan dengan total 46 rumah terkena longsor,” kata Rasidi.

Terlebih, lanjutnya, jika sudah jebol, air bahnya bisa mengancam wilayah lain sejauh 4 kilometer dari lokasi genangan hingga ke Desa Ciherang Kecamatan Sumedang Selatan.

Kepala Dinas PUTR, Nasam menyebutkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang telah melakukan langkah penanganan darurat dengan cara menyedot air genangan yang ada di Desa Sukasirnarasa.

Baca Juga :  Jelang Arus Mudik Lebaran 2024, Menko PMK RI Tinjau Kesiapan Jalan Tol Cisumdawu

“Alhamdulillah hari ini Kamis tanggal 25 Mei 2023 kita akan mencoba penanganan darurat melalui pengambilan atau penyaluran air di daerah genangan Desa sukasirnarasa,” kata Nasam saat turun langsung ke lokasi genangan seperti pada video wawancara yang diupload akun @bpbdsumedang.

Nasam berharap, dengan adanya langkah darurat ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya warga desa Sukasirnarasa. “Kita berdoa bersama-sama, mudah-mudahan kegiatan ini mendapatkan ridho dan barokah dari Alloh SWT,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button