Pasca Debat Paslon Pilkada Sumedang 2024, Ini Kata Gubernur BEM UPI
TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Debat calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumedang berlangsung pada tanggal 2 dan 13 November 2024. Pasca Debat paslon Pilkada Sumedang pertama dan kedua menuai banyak respon, salahsatunya dari kalangan mahasiswa.
Ketua BEM UPI Sumedang, Abiyu Kapila Hadi Trama, menilai masih banyak hal yang perlu diperbaiki. Acara tersebut menjadi kesempatan penting bagi para calon untuk memaparkan visi, misi, serta program unggulan mereka.
“Debat ini memang memberikan ruang bagi para calon untuk memperkenalkan visi-misi mereka, tetapi sayangnya, banyak yang masih mengulang-ulang hal-hal yang bersifat umum. Kami ingin mendengar langkah konkret, bukan sekadar target besar tanpa strategi yang jelas,” kata Abiyu saat diwawancarai oleh Tahu Ekspres, Senin (18/11/2024).
Abiyu menekankan bahwa meskipun visi-misi yang disampaikan terdengar menjanjikan, mayoritas calon belum mampu menjelaskan cara implementasi yang realistis.
“Rakyat Sumedang ingin pemimpin yang dapat menghadirkan solusi terukur. Masalah yang kita hadapi bukan lagi sekadar wacana besar, melainkan langkah-langkah kecil yang nyata dan relevan,” tambahnya.
Abiyu juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait minimnya perhatian para calon terhadap isu-isu lokal yang krusial. Menurutnya, beberapa calon terlalu terfokus pada pembahasan yang kurang relevan dengan kebutuhan Sumedang.
“Pembangunan infrastruktur, misalnya. Hal ini penting untuk mendukung perekonomian daerah. Sumedang memiliki potensi besar, terutama di sektor pariwisata. Apalagi, sudah ada Keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 29 Tahun 2021 yang mengakui potensi pariwisata Sumedang. Namun, hingga kini, akses menuju destinasi wisata masih menjadi hambatan,” jelas Abiyu.
Ia juga menyoroti masalah lain seperti pendidikan, kesehatan, dan minimnya lapangan pekerjaan yang kurang mendapat perhatian.
“Pengangguran masih tinggi, padahal potensi industri dan sektor lainnya dapat dikembangkan. Ini yang harus menjadi prioritas ke depan,” tegasnya.
Abiyu menegaskan harapannya agar proses demokrasi ini melahirkan pemimpin yang mampu membawa Sumedang ke arah yang lebih maju, berkelanjutan, dan inklusif.
“Debat ini bukan hanya ajang adu gagasan, tetapi juga kesempatan bagi masyarakat Sumedang untuk melihat siapa yang mampu menjawab tantangan nyata di lapangan dengan solusi yang benar-benar dapat direalisasikan. Masyarakat bisa menilai melalui argumen yang disampaikan para paslon dalam debat, dan menentukan siapa yang benar-benar mampu merealisasikan gagasan tersebut,” pungkasnya.







