Sumedang – Momen ngabuburit yang seharusnya menyenangkan, berakhir dengan kejadian yang tidak diinginkan. Mobil minibus yang ditumpangi empat pemuda, terjun ke jurang sedalam delapan meter di Desa Haurkuning, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (19/2/2026) petang.
Kejadian ini terjadi saat mereka sedang dalam perjalanan pulang ngabuburit dari kawasan Cimalaka. Sopir yang tidak tahu medan jalan, tidak mengetahui kondisi jalan yang menanjak, berkelok, dan licin.
“Mobil tidak kuat menanjak dan mengalami rem blong. Mobil kemudian mulur mundur dan terjun ke jurang sedalam delapan meter hingga akhirnya terbalik di aliran Sungai Cipeles,” kata Wahyu, sopir mobil.

Keempat pemuda tersebut mengalami luka ringan di bagian kepala, tangan, dan kaki. Beruntung, mereka tidak mengalami luka serius dan langsung pulang.
“Beruntung empat orang di dalam mobil tidak mengalami luka serius dan langsung pulang,” kata Wahyu.
Jumat siang (20/2/2026), Bangkai mobil masih berada di tepi sungai usai ditarik warga setempat dari tengah sungai, dan rencananya akan dijual. Warga setempat membantu evakuasi mobil dengan menggunakan alat seadanya.
Jalan yang dilalui mobil tersebut rawan longsor dan kecelakaan. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, terutama saat ngabuburit.







