PolitikSumedang

KPU Monitoring Coklit Data Pemilih ke Pelosok Perbatasan Sumedang di Kawasan Gunung Kareumbi

Seluruh jajaran Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang melakukan monitoring Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih untuk Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 di Kampung Cigumentong Desa Sindulang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang pada Hari Kamis (27/6).

Sebagai informasi, Kampung Cigumentong merupakan daerah terluar di Kabupaten Sumedang, berbatasan langsung dengan Kabupaten Bandung dan Garut, berada di dataran tinggi Kawasan Gunung Kareumbi. Untuk sampai ditempat ini dibutuhkan perjalanan 1 jam lamanya dari kantor Kecamatan Cimanggung dengan medan jalan yang cukup terjal bebatuan dan melewati hutan. Jauh dari pemukiman warga lainnya di Desa Sindulang dan terpencil.

Baca Juga :  Warga Sindulang Geger Penemuan Mayat Laki-laki, Polisi Berhasil Ungkap Identitasnya

“Pengalaman perjalanan ke sini cukup baik. Tadi tantangannya luar biasa, bulak-belok dan lika-liku. Kami dari Kantor Kecamatan saja butuh waktu sekitar 1 Jam, hampir sama dengan dari Sumedang ke Cimanggung, tapi treknya luar biasa. Kapan-kapan butuh trek khusus untuk bisa mengakses ke tempat ini,” kata ketua KPU Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi saat diwawancarai Tahu Ekspres dilokasi.

Ia menjelaskan, yang melakukan Coklit dilapangan adalah petugas Pantarlih, pihak KPU Sumedang bersama PPK Cimanggung dan PPS Sindulang hanya melakukan monitoring. Turut hadir juga Ketua Panwascam Cimanggung dan juga PKD Sindulang yang melakukan pengawasan.

Baca Juga :  Warga Sindulang Geger Penemuan Mayat Laki-laki, Polisi Berhasil Ungkap Identitasnya

“Di Kampung Cigumentong sendiri ada 14 KK dan 24 pemilih. Kami hadir lengkap 5 orang anggota Komisioner KPU Sumedang didampingi oleh Ketua dan anggota PPK Cimanggung, kemudian PPS Sindulang, dan di dampingi oleh Ketua Panwas Kecamatan Cimanggung berserta PKD Sindulang,” katanya.

Ia melanjutkan, kegiatan ini berjalan dengan lancar. Ada beberapa pemilih yang kebetulan sedang ada di rumahnya jadi bisa dilakukan Coklit.

Baca Juga :  Warga Sindulang Geger Penemuan Mayat Laki-laki, Polisi Berhasil Ungkap Identitasnya

“Mudah-mudahan mereka pada saat 27 November 2024 nanti bisa datang ke TPS. Walaupun di tempat ini tidak ada TPS, harus bergeser ke tempat lainnya,” katanya.

Ia juga merasa bangga karena informasinya bahwa warga di Kampung Cigumentong partisipasi pemilihnya cukup baik.

“Tapi kalau untuk dijadikan satu TPS disini memang agak sulit karena terkendala jumlah pemilih yang sangat terbatas hanya 24 pemilih saja. Setelah ini kami akan melakukan verifikasi faktual untuk syarat pencalonan dukungan calon perseorangan,” kata Ogi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button