Pilkada Sumedang 2024Politik

Ketua BEM Unsap Ingatkan Mahasiswa, Hindari Polarisasi dan Money Politik Jelang Pilkada 2024

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas April (Unsap), Lingga Prayogi ingatkan Mahasiswa untuk Hindari Polarisasi dan Money Politik Jelang Pilkada 2024.

“Menyikapi momentum Pilkada di Kabupaten Sumedang, mahasiswa jangan mudah terbawa arus, apalagi money politik gitu. Kita harus bisa melihat secara komperhensif setiap calon-calonnya,” Kata Ketua BEM Universitas Sebelas April (Unsap), Lingga Prayogi saat diwawancarai Tahu Ekspres, Selasa (22/10/2024).

Lingga juga mengatakan, pihaknya dan BEM Unsap akan menggelar nonton bareng film Pesta Oligarki di Aula Haji Endang Sukandar (HES) . Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai bagaimana segelintir orang dapat memanipulasi proses demokrasi dan merugikan masyarakat.

“Nanti kita di Universitas Sebelas April (Unsap) bakal ada nonton bareng film yang berjudul “Pesta Oligarki” kita akan adakan di Aula HES, nah dari film tersebut mahasiswa dapat mengeksplorasi bahwa dalam proses demokrasi ada segelintir orang yang mempermainkan dan merugikan masyarakat, jadi kalau misalnya dari kita, memberikan pemahaman dulu untuk mahasiswanya,” Ucap Lingga.

Mahasiswa juga, sambung Lingga, adalah sebagai penjaga nilai-nilai demokrasi juga berperan penting dalam menjaga prinsip-prinsip demokrasi.

“Mahasiswa sebagai guardian value atau penjaga nilai, dan sebagainya termasuknya nilai-nilai demokrasi yang ada,” katanya

Terakhir, Lingga mengungkapkan harapannya di Pilkada kali ini, bebas dari polarisasi berbasis SARA, seperti yang terjadi pada Pemilu 2019. Menurutnya, hasil Pilkada akan menentukan nasib warga Sumedang lima tahun ke depan.

“Harapannya semoga mungkin tidak ada polarisasi-polarisasi seperti mengandung unsur sara, ya kalau misalnya di pemilu tahun yang lalu, tahun 2019 kan seperti itu, pilkada ini akan menentukan nasib kita (warga Sumedang) lima tahun ke depan,” pungkasnya.

Lingga juga meminta kepada siapapun pemimpin Sumedang yang terpilih nanti, agar memperhatikan penolakan warga Narimbang yang menolak terhadap proyek geothermal, karena dinilai berdampak negatif. Dirinya khawatir jika proyek ini dilanjutkan, penolakan dari masyarakat akan diwarnai tindakan represif dari aparat penegak hukum.

“Terakhir saya sampaikan, siapapun yang terpilih diharapkan memperhatikan penolakan warga Narimbang terhadap proyek geothermal, karena proyek ini menimbulkan dampak negatif seperti pencemaran air dan udara. Jika proyek tetap dilanjutkan, ada kekhawatiran akan terjadi tindakan represif dari aparat terhadap warga Sumedang yang menolak,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button