Pendidikan

Kelas “Master Chef” DS Public Speaking Center Sumedang, Cara Asik Belajar bahasa Inggris bagi Anak

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Anak-anak terlihat berkerumun tertawa bahagia sembari menjawab beberapa pertanyaan dengan bahasa Inggris. Ternyata itu merupakan murid-murid dari DS Publik Speaking Center saat mengikuti kelas Master Chef DS Public Speaking Center di D’Legend Cafe and Coffe Shop Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang, Jumat (27/10/2023).

Menurut Owner DS Public Speaking Center, Fadila Rahmatunnisa,S.Pd,C.NSP, kegiatan pembelajaran bahasa Inggris di tempatnya memang menggunakan pendekatan yang berbeda.

Ia menerangkan lembaganya mengutamakan dalam melatih publik speaking dan bahasa Inggris anak-anak, selalu mengusahakan bersentuhan secara langsung dengan objek yang dibahas dan tidak selalu belajar dalam ruangan.

Baca Juga :  Naskah Sunda Serat Tassawuf Sebagai Pendidikan Karakter Generasi Bangsa

“kalau agenda hari ini kita mau mengasah soft skill para siswa dalam membuat sesuatu. Mereka membuat sebuah kreasi minuman dan mereka akan mendemonstrasikannya dalam bahasa Inggris,” terangnya.

Lebih lanjut Fadila mengungkapkan anak-anak yang berlayar di DS Public Speaking Center lebih teraktualisasi pribadi nya sekaligus bisa lebih mahir ketika berbicara dan menerapkan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-harinya.

Baca Juga :  Naskah Sunda Serat Tassawuf Sebagai Pendidikan Karakter Generasi Bangsa

“pastinya siswa itu tidak hanya pintar dalam segi teori, tapi mereka juga terampil dalam segi soft skill. Aktualisasi diri mereka juga bagus. Mereka tumbuh menjadi anak yang pintar, aktif dan juga multitalent,” ungkapnya.

Suasana Belajar di Master Chef Class DS Public Speaking Center

DS Public Speaking Center memang menggunakan pendekatan pembelajaran yang lebih menyenangkan dan tidak terpaku belajar di dalam ruangan kelas seperti padaumumnya. Mulai dari usia anak-anak hingga kalangan orang tua pun difasilitasi oleh DS Public Speaking Center untuk belajar.

Baca Juga :  Naskah Sunda Serat Tassawuf Sebagai Pendidikan Karakter Generasi Bangsa

“Kalau kita sih usia mulai dari 4 tahun, jadi kayak toddlers balita gitu, mulai prasentasi, nanti kan bisa lihat di official Instagram kita. Itu banyak para siswa -siswa dari berbagai usia, dan antika pendidikan mereka pada melakukan praktek entah itu prasentasi, atau mungkin pidato, atau mungkin conversation, dan dicakap apa nanti. Usia 4 tahun, SD, SMP, SMA, mahasiswa, bahkan manulapun ada juga,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button