Agama

Jadikan Ramadan Ini, Ladang Pahala, Amal Dalam Memperbaiki Diri

SUMEDANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar XI, H. Ridwan Solichin menyebutkan bahwa momentum bulan puasa harus dijadikan ajang memperbaiki diri agar lebih taat kepada Allah SWT.

“Sekarang kita telah memasuki bulan yang paling istimewa, pada bulan ini semua muslim di dunia mendambakan bulan puasa sebagai upaya untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, agar setiap dosa-dosa kita diampuni olehnya,” tutur Kang RinSo, sapaannya, kemarin dalam sebuah kesempatan.

Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jawa Barat ini mengaku, di bulan puasa ada beberapa ibadah yang paling istimewa dan tidak akan ditemukan di bulan-bulan , seperti salat sunat tarawih, malam nuzulul qur’an dan malam lailatul qodar.

“Setiap melaksanakan salat tarawih tentunya memiliki keistimewaan yang luar biasa, apabila melaksanakan salat tarawih di malam pertama manfaatnya yakni dosa orang mukmin yang melakukan tarawih akan keluar kembali seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia,” terangnya.

Sementara itu, sambung Ketua DKM Masjid Asyakir Jatinangor ini, ketika melaksanakan tarawih pada malam kedua, akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin, begitupun dengan ketiga dan seterusnya memiliki faedah berbeda-beda.

Oleh sebab itu, menurutnya, jangan sia-siakan ibadah salat tarawih, dari malam pertama sampai malam terakhir.

“Lawan segala hawa nafsu yang muncul, karena sejatinya syetan akan terus mengganggu orang mukmin yang melaksanakan ibadah,” tandasnya.

“Mudah-mudahan setelah melaksanakan ibadah puasa, kita semua kembali ke fitrah seperti bayi yang baru lahir, tanpa dosa dan akan meraih gelar taqwa,” tutupnya.(*)

Show More
Back to top button