EkonomiPemerintahanSumedang

Hari Otonomi Daerah ke-28, PLH Sekda Sumedang Sampaikan Amanat Mendagri

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (PLH Sekda) Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati memimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke XXVIII di Lapangan Apel Pusat Pemerintahan Sumedang Jawa Barat (PPS Jabar) , Kamis (25/4/2024).

Upacara diikuti oleh para pejabat dan staf di lingkup PPS yang terdiri dari Sekretariat Daerah, Badan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Pendapatan Daerah, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Bappppeda, serta Inspektorat Daerah.

Baca Juga :  Target Nol Persen Tangani Kemiskinan Ekstrem, Pemda Sumedang Intervensi Sektor Pertanian

PLH Sekda Tuti Ruswati menyebutkan, pelaksanaan Hari Otda ke-28 tingkat Kabupaten Sumedang merupakan amanat dari tingkat pusat untuk menggelar upacara peringatan secara serempak di seluruh Indonesia.

“Oleh karena itu pada hari ini di Kabupaten Sumedang dipimpin langsung oleh saya PLH Sekretaris Daerah,” ujarnya.

Tuti menginformasikan bahwa di saat yang sama Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli menghadiri Upacara Hari Otda di Surabaya untuk tingkat nasional.

Baca Juga :  Tangani Kemiskinan Ekstrem, Pemda Sumedang Luncurkan Voucher Belanja bagi 3083 KK

“Pak Pj hadir pada Upacara Hari Otonomi Daerah tingkat nasional sekaligus menerima penghargaan karena Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang meraih Peringkat Ke-5 dari 416 kabupaten se-Indonesia dalam kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah Tahun 2023 dengan skor 3,53,” kata Tuti.

Dikatakan Tuti, dalam arahan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) Tito Karnavian yang dibacakan pada upacara bahwa ada beberapa indikator yang harus menjadi perhatian masing-masing pemerintah daerah

Baca Juga :  Pj Bupati Apresiasi UIN Sunan Gunung Djati Akan Bangun Kampus di Sumedang

“Pertama adalah penurunan angka kemiskinan ekstrem, penurunan angka stunting, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta laju pertumbuhan ekonomi.

Jadi, sekarang seluruh daerah dengan Otda ini otomatis harus meningkatan pendapatan asli daerahnya untuk mendanai pembangunan di Kabupaten Sumedang,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button