Sosial

Warga Conggeang Protes Pengambilalihan Lahan Bendungan Cipanas Sumedang

Sumedang – Sejumlah warga di Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, mengeluhkan proses pengambilalihan lahan untuk proyek Bendungan Cipanas. Mereka menilai janji awal dalam sosialisasi tak sesuai dengan realisasi di lapangan.

Asep Abdullah, perwakilan warga terdampak, menyebut banyak kejanggalan dalam proses ini. Mulai dari pembayaran lahan yang tertunda, kesalahan administrasi, hingga dugaan adanya pihak tertentu yang diuntungkan.

Baca Juga :  Polemik Bendungan Cipanas, DPRD Sumedang: 13 Bidang Terdampak Berpeluang Ditindaklanjuti Ganti Rugi

“Sosialisasi bilang bakal adil dan transparan, tapi faktanya masih banyak penyimpangan. Kami curiga ada permainan di balik ini yang merugikan warga,” kata Asep, Kamis (13/2/2025).

Warga di lima desa terdampak, yakni Desa Cacaban, Cibubuan, Ungkal, Conggeang Kulon, dan Karanglayung, berharap pemerintah segera turun tangan menyelesaikan persoalan ini.

Baca Juga :  Diduga Rugikan Negara Rp 6,3 Miliar, Kasus Pengadaan Lahan Bendungan Cipanas Sumedang Mulai Bergulir di PN Tipikor Bandung

“Kami enggak akan tinggal diam. Harapannya, pemerintah segera menindaklanjuti biar administrasi diperbaiki dan sengketa lahan diselesaikan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button