TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Pasca terjadinya Gempa Bumi susulan yang ke 6 kalinya dengan kekuatan Magnitudo 4,4 di wilayah Kabupaten Sumedang pada 1 Januari 2024 pukul 20.46 WIB, tercatat sekitar 464 Rumah mengalami kerusakan bervariatif.
“Data laporan yang masuk ke BPBD Sumedang sekitar 464 rumah mengalami kerusakan bervariatif saat terjadi Gempa Bumi susulan berkekuatan 4,4 Magnitudo semalam,” ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Sumedang, Drs. Atang Sutarno kepada wartawan di Sumedang Jawa Barat (Jabar), Selasa (2/1/2023).
Sebelumnya, sambung Atang, data rumah yang rusak akibat gempa sekitar 312 rumah, sekarang bertambah menjadi 464 rumah. Itupun data yang sudah masuk pagi tadi.
“Kemungkinan laporan data rumah yang rusak akibat gempa itu akan bertambah. Mengingat, baru beberapa kecamatan saja yang sudah melaporkan. Terlebih, kejadian gempa semalam, baru dari Kecamatan Tanjungmedar yang sudah melaporkan adanya kerusakan rumah,” terangnya.
Sementara itu, Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman mengatakan, pasca gempa semalam yang kembali mengguncang wilayah Sumedang berkekuatan Magnitudo 4,4 pihaknya langsung melakukan monitoring ke lapangan dan melakukan asesmen dengan melibatkan dinas terkait.
“Kami juga langsung mendatangi RSUD Sumedang untuk memastikan semua pasien baik-baik saja. Lalu, sekitar 48 pasien RSUD Sumedang masih ada yang tinggal di tenda darurat. Namun, jika situasinya memungkinkan semua pasien yang berada ditenda darurat ini akan di alihkan kembali ke ruangan,” ucap Herman.
Selain itu, pihaknya menerima laporan adanya sejumlah rumah rusak dengan kategori ringan, sedang dan berat. Terlebih, Pemda Sumedang juga akan memfasilitasi dan memastikan warga terdampak yang rumahnya rusak akibat gempa bumi mendapat bantuan dari pemerintah. (*)










