NasionalPendidikanSumedang

Anugrah Sekaligus Amanah, Sumedang Resmi Bangun Sekolah Unggul Bertarap Nasional

Sumedang – Proses peletakan batu pertama pembangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Sumedang secara resmi digelar di Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, Selasa (12/5/2026).

Upacara ini dirangkai dengan awal pembangunan gedung asrama serta ruang kelas baru, yang dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Agama, Romo R. Muhammad Syafi’i bersama Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.

Keberadaan lembaga pendidikan ini menempati urutan ke-25 yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, sekaligus menjadi yang pertama berdiri di Provinsi Jawa Barat. Seluruh rangkaian pembangunan ditargetkan rampung dan sudah bisa digunakan sepenuhnya oleh peserta didik pada akhir tahun 2026 mendatang.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaan mendalam, lantaran wilayah yang dipimpinnya terpilih menjadi lokasi berdirinya sekolah unggulan tersebut. Menurutnya, hal ini bukan sekadar anugerah, namun juga amanah besar yang harus dijalankan dan dipertanggungjawabkan secara maksimal demi kualitas pendidikan daerah.

“Kami sangat bersyukur dan bangga, ini merupakan sebuah anugerah sekaligus amanah bagi seluruh masyarakat Sumedang. Oleh sebab itu, kami akan berusaha sekuat tenaga agar seluruh tujuan dan harapan berdirinya lembaga ini dapat terwujud dengan hasil terbaik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan momen tersebut tercatat sebagai bagian penting dalam sejarah kemajuan pendidikan di Sumedang. Sebab, peletakan batu pertama bukan sekadar kegiatan membangun sarana fisik, melainkan simbol penanaman harapan dan cita-cita bangsa demi lahirnya generasi penerus yang berkualitas.

Baca Juga :  Demi Cita-cita, Nana Suryana Siap Tempur dengan Tiga Kuda Sambut Indonesian Derby

“Hari ini kita bersama-sama menyaksikan sejarah baru. Peletakan batu pertama ini sesungguhnya bukan sekadar memulai pembangunan bangunan, melainkan menanamkan harapan, menyusun cita-cita, serta menyiapkan benih generasi masa depan. Yakni generasi emas yang selama ini kita nantikan kehadirannya untuk membawa perubahan positif,” tambahnya.

Tak hanya unggul dalam pencapaian akademik, lembaga pendidikan ini dirancang khusus agar mampu mencetak pribadi yang kokoh dalam prinsip keimanan, berakhlak mulia, serta memiliki wawasan luas dalam menyikapi perkembangan zaman dan dinamika dunia. Lebih dari itu, para siswa juga akan dibekali kesadaran sosial yang tinggi serta semangat pengabdian tanpa batas demi kepentingan bangsa dan negara.

“Saya yakin lembaga ini tak hanya melahirkan orang-orang cerdas dan berilmu tinggi, namun juga menciptakan generasi yang teguh akidahnya, berbudi luhur, dan berpandangan terbuka. Lebih dari itu, mereka akan dibentuk agar selalu peduli terhadap sesama serta memiliki semangat mengabdi yang tulus untuk tanah air,” jelasnya.

Baca Juga :  DPKP Sumedang Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian Tembakau Melalui Program DBHCHT

Ke depannya, Bupati Dony berharap dari tempat ini lahir beragam tokoh berkompeten di berbagai bidang, mulai dari ilmuwan, pengusaha, diplomat, ahli ekonomi, hingga pemimpin di berbagai lapisan masyarakat. Seluruhnya diharapkan senantiasa menjunjung tinggi nilai luhur kebangsaan serta ajaran agama dalam setiap langkah dan kebijakan yang diambil nantinya.

“Saya yakin kelak akan lahir para pemimpin masa depan yang senantiasa memegang teguh prinsip kebangsaan dan ketakwaan. Harapan besar ini kami letakkan sepenuhnya pada lembaga pendidikan yang berada di wilayah Ujungjaya ini, dan keberadaan MAN Insan Cendekia menjadi jawaban sekaligus solusi atas kebutuhan sumber daya manusia unggul di masa mendatang,” tegasnya.

Di sisi lain, Wakil Menteri Agama, Romo R. Muhammad Syafi’i memberikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan Bupati Dony yang dinilai serius dan memiliki komitmen kuat dalam memajukan sektor pendidikan di daerahnya. Langkah ini dinilai sejalan dengan perhatian besar yang terus ditunjukkan oleh pucuk pimpinan nasional demi kemajuan kualitas pendidikan seluruh tanah air.

“Saya senantiasa memberikan penghargaan setinggi-tingginya. Kita tahu betapa besar perhatian yang diberikan oleh Bapak Pemimpin Negara bagi kemajuan pendidikan nasional. Demikian pula halnya yang telah dilakukan oleh Bapak Bupati, yang telah menunjukkan komitmen dan usaha sama besarnya untuk membangun sarana serta meningkatkan mutu pendidikan di sini,” ujarnya.

Baca Juga :  Dibandrol Mulai Rp10 Ribu, Pedagang Bunga dari Lembang Buka 24 Jam di Taman Endog Sumedang

Wamenag berharap agar lembaga pendidikan ini benar-benar mampu menjalankan fungsinya secara optimal, yaitu mencetak generasi bangsa yang memiliki kapasitas mumpuni serta siap memikul tanggung jawab besar membawa Indonesia menjadi negara yang semakin maju, sejahtera dan makmur di masa mendatang.

Ia pun mengingatkan, gagasan pendirian sekolah ini bermula dari pemikiran mendalam mendiang Profesor BJ Habibie, yang mengusung konsep utama penyatuan ilmu pengetahuan umum dan nilai agama menjadi satu kesatuan yang utuh dan tak terpisahkan. Sehingga, segala ilmu yang dipelajari dipahami sebagai sarana mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“MAN Insan Cendekia yang awalnya digagas oleh Profesor BJ Habibie ini memiliki ciri khas utama, yakni menyatukan pembelajaran ilmu pengetahuan dan nilai ajaran agama secara utuh. Konsep ini membuat para siswa belajar dan sekaligus menyadari sepenuhnya bahwa segala ilmu yang mereka peroleh sejatinya merupakan bagian dari jalan beribadah. Sebab, sesungguhnya seluruh ilmu pengetahuan di dunia ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari ajaran agama,” katanya memungkasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800