Sosial

Ini yang Dilakukan Warga Sekitar Waduk Jatigede saat Debit Air Menyusut

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Sinar matahari terasa sangat terik, namun hal tersebut tidak dihiraukan oleh beberapa orang yang sedang mencari rumput di Desa Cipaku Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang, Rabu (27/9/2023) siang.

Warga tersebut didapati mencari rumput di lahan yang sebelumnya terendam oleh air waduk Jatigede. Salah satu warga, Adang, menjelaskan bahwa ia sengaja mencari rumput di lokasi tersebut karena melihat kondisi air yang menyusut.

Baca Juga :  Petani KJA Jatigede Bongkar Mandiri Keramba, Dukung Program Pemerintah Sumedang

“Udah ada satu bulanan kering, dulu disini terendam sampai ke atas sana,” ungkap Adang sembari menunjukan area lahan yang sebelumnya terendam oleh air waduk Jatigede.

 

Warga sedang mencari rumput di lahan waduk Jatigede saat debit airnya menyusut (Foto : Rifki)

 

Dari pantauan tahuekspres, memang beberapa titik di lahan tersebut terdapat rumput hijau yang cukup banyak. Puing-puing bangunan eks warga disana pun saat kemarau terlihat kembali nampak.

Baca Juga :  Kisah Ukran dan Para Pemancing di Aliran Cimanuk Jatigede

Hal berbeda terlihat di sekitar Dusun Ciduging Desa Tarunajaya Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang. Terlihat lahan yang sebelumnya terendam air, kini ditanami padi dan tanaman pangan lainnya.

Lahan yang yang ditanami padi oleh warga di sekitar waduk Jatigede (Foto : Rifki)
Baca Juga :  Pengunjung Tanjung Duriat Naik 150 Persen di Akhir Libur Nataru

Salah satu warga yang berhasil ditemui, Siti Juariah, mengatakan sudah hal yang umum apabila kondisi debit air waduk Jatigede turun. Siti menceritakan bahwa apabila menanam di lahan tersebut kemungkinannya bisa berhasil di panen atau pun gagal.

“Saya ikut ikut nanam singkong aja,” sebut Siti.

Itulah hal-hal yang dilakukan oleh warga sekitar waduk Jatigede saat debit airnya menyusut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button