Walkers Unpad Goes to School, Kang Wabup Ajak Pelajar Hidup Sehat hingga Tolak Korupsi
Sumedang – Ratusan peserta memadati kawasan De’ Landing Paralayang, Kabupaten Sumedang, dalam kegiatan Walkers Unpad Goes to School Sumedang yang digelar Sabtu (13/12/2025). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sumedang, M Fajar Aldila atau yang akrab disapa Kang Wabup.
Dalam kesempatan itu, Wabup Fajar menekankan pentingnya membangun kesadaran hidup sehat sejak dini sebagai bagian dari investasi masa depan generasi muda. Ia menyebut, pemerintah daerah juga telah menyiapkan tim medis hingga ambulans untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama kegiatan berlangsung.
“Gaya hidup sehat merupakan investasi masa depan. Mari kita mulai hidup sehat. Kami juga telah menyiapkan tim medis, termasuk ambulans, guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Fajar.
Selain soal kesehatan, Fajar mengingatkan para pelajar agar menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama dalam menatap masa depan. Ia juga menyoroti bahaya pernikahan dini yang dinilai dapat berdampak panjang, termasuk risiko melahirkan generasi yang rentan stunting.
“Anak-anak generasi sekarang jangan terburu-buru memikirkan pernikahan. Fokuslah pada pendidikan dan masa depan, kalian harus paham betul akan bahaya pernikahan dini. Dampaknya bukan hanya pada masa depan, tetapi juga berisiko melahirkan generasi yang rawan stunting,” ujarnya.
Fajar pun mengapresiasi Universitas Padjadjaran (Unpad) yang telah menghadirkan program edukatif tersebut ke tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda di Kabupaten Sumedang. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai kedisiplinan, integritas, dan kesadaran sosial sejak dini.
Tak hanya itu, kegiatan Walkers Unpad Goes to School Sumedang juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia. Fajar menegaskan, peringatan tersebut harus menjadi refleksi bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Ia menilai, pemberantasan korupsi tidak semata-mata melalui penegakan hukum, tetapi harus dimulai dari perubahan pola pikir, budaya kerja, serta keteladanan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.
“Peringatan Hari Anti Korupsi ini mengingatkan kita semua bahwa membangun Sumedang harus dilandasi kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas,” tegasnya.







