Wabup Sumedang Berdoa Pemda Dijauhkan dari Kasus Hukum, Singgung Fenomena ‘Hari Ini Ketangkep, Besok Ketangkep’
Sumedang – Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dapat menjalankan roda pemerintahan dengan baik dan terhindar dari persoalan hukum (korupsi). Harapan itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PAN Kabupaten Sumedang di GOR Tadjimalela Sumedang, Rabu (22/7/2026).
Dalam sambutannya, Fajar mengaku prihatin dengan maraknya pejabat yang tersandung persoalan hukum di berbagai daerah. Ia pun berharap hal serupa tidak terjadi di Kabupaten Sumedang.
“Karena rekan-rekan pasti melihat, hari ini ketangkep, besok ketangkep, semua ketangkap. Naudzubillah min dzalik, jangan sampai Kabupaten Sumedang terjadi seperti itu saja,” kata Fajar.
Fajar mengatakan, saat ini fokus utamanya adalah memastikan pemerintahan di Kabupaten Sumedang berjalan dengan aman dan mendapat dukungan dari masyarakat. Ia pun menanggapi pertanyaan mengenai Pilkada.
“Jadi kalau ditanya tentang Pilkada, ya bismillah, mohon doanya. Yang penting sekarang Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang didoakan menjadi pemerintahan yang aman,” ujarnya.
Selain menjaga tata kelola pemerintahan, Fajar menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan di Kabupaten Sumedang. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas pendidikan.
“Yang harus kita selesaikan di Kabupaten Sumedang tidak hanya permasalahan infrastruktur, tetapi juga di sektor edukasi, khususnya pendidikan,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif yang dinilai dapat merusak masa depan.
“Bagaimana anak-anak kita, masa depan kita, itu terjauh dari LGBTQ, terjauh dari pinjol, terjauh dari judol, serta terjauh dari hal-hal negatif lainnya,” pungkasnya.







