Wabup Fajar Tutup Magang III Praja IPDN di Sumedang, Dorong ASN Berintegritas dan Melayani dengan Hati
Sumedang — Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila secara resmi menutup kegiatan Magang III Praja Madya Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIV Tahun 2026. Penutupan berlangsung di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang, Selasa (3/2/2026).
Kegiatan magang tersebut dilaksanakan hampir selama 28 hari, terhitung sejak 7 Januari hingga 3 Februari 2026. Para praja ditempatkan di tiga kelurahan dan delapan desa di wilayah Kecamatan Sumedang Utara sebagai bagian dari proses pembelajaran lapangan untuk memahami dinamika penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumedang menyampaikan apresiasi kepada IPDN atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Sumedang sebagai lokasi pelaksanaan magang.
“Selama pelaksanaan magang, saya melihat para praja telah berbaur langsung dengan dinamika pemerintahan daerah, mulai dari pelayanan publik, administrasi pemerintahan, hingga interaksi sosial kemasyarakatan,” ujar Wabup Fajar.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk sikap kepemimpinan, kedisiplinan, serta kepekaan sosial yang sangat dibutuhkan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Kegiatan magang ini merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter, kompetensi, dan integritas praja sebagai calon aparatur pemerintahan di masa depan,” katanya.
Ia menambahkan, magang juga menjadi wahana pembentukan praja sebagai calon Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, berintegritas, dan berjiwa pengabdian.
“Melalui magang ini, para praja tidak hanya memahami teori pemerintahan, tetapi juga mengimplementasikannya secara langsung di tengah dinamika pemerintahan dan kehidupan masyarakat,” tambahnya.
Wakil Bupati juga berharap kolaborasi antara IPDN dan Pemerintah Kabupaten Sumedang dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan tata kelola pemerintahan daerah.
“Kami berharap seluruh kegiatan yang telah dilakukan selama magang ini dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi Kabupaten Sumedang,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia berpesan agar pengalaman magang tidak hanya menjadi catatan akademik semata.
“Jadilah aparatur yang profesional, berintegritas, melayani dengan hati, serta mampu menjawab tantangan perubahan zaman dan tuntutan masyarakat yang semakin dinamis,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I IPDN Hyronimus Rowa mengatakan bahwa kegiatan magang merupakan implementasi nyata kurikulum IPDN yang menekankan praktik pemerintahan berbasis data dan kolaborasi dengan pemerintah daerah.
“Magang ini bukan sekadar praktik akademik, tetapi juga merupakan kontribusi konkret dalam memperkuat basis data desa dan mendukung program prioritas daerah,” ungkapnya.
Ia menyebutkan, selama magang para praja turut mendukung penguatan Program Desa/Kelurahan Cinta Statistik serta Program Sumedang Bebas Sampah (SBS). Dukungan tersebut diwujudkan melalui fasilitasi pembentukan Bank Sampah Unit di desa dan kelurahan, pendistribusian 15 unit tempat sampah terpilah, serta sosialisasi pemilahan sampah di tingkat rumah tangga.
Rangkaian penutupan magang ditandai dengan penandatanganan Surat Keputusan pembentukan Bank Sampah Unit, penyerahan bantuan tempat sampah terpilah, serta penandatanganan berita acara penyerahan kembali peserta magang kepada pihak IPDN.







