Beranda / Peristiwa / Sempat Viral Perkelahian yang Libatkan Sopir Angkot di Pasanggrahan Sumedang, Polisi Sebut Tragedi Dipicu Pengaruh Alkohol

Sempat Viral Perkelahian yang Libatkan Sopir Angkot di Pasanggrahan Sumedang, Polisi Sebut Tragedi Dipicu Pengaruh Alkohol

Sumedang – Perkelahian yang melibatkan seorang sopir angkot bersama saudaranya dan satu orang lainnya di Jalan Pangeran Kornel No. 48, Kelurahan Pasanggrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 12.08 WIB, diduga dipicu pengaruh alkohol. Dalam insiden tersebut, seorang pria mengalami luka robek di bagian dahi setelah dipukul menggunakan botol minuman keras.

Video perkelahian itu juga sempat beredar dan viral di media sosial dan di beberapa kanal grup Whatsapp. Polisi memastikan telah menangani peristiwa tersebut, namun perkara tidak berlanjut ke proses hukum karena kedua belah pihak memilih berdamai.

Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Tanwin Nopiansah membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan penanganan perkara dilakukan oleh Polsek Sumedang Selatan.

“Ya benar ada, kasus ini ditangani oleh polsek Sumedang Selatan tapi masing-masing korban dan pelaku saling kenal dan tidak berkenan membuat laporan Polisi,” kata AKP Tanwin saat dikonfirmasi Tahu Ekspres, Kamis (16/7/2026).

Kapolsek Sumedang Selatan AKP Sukardi menjelaskan, peristiwa bermula ketika sopir angkot berinisial S bersama adiknya berinisial W dan temannya berinisial K berangkat dari Pool Damri Jatinangor menuju Sumedang.

“Awalnya mereka dari pul damri Jatinangor bareng bertiga, yang diduga pelaku sama dengan adek kakak, itu temen saling kenal, dari sana kemudian narik angkot ke Sumedang,” kata AKP Sukardi.

Setibanya di wilayah Sumedang Utara, ketiganya diduga diberi minuman dan mengonsumsinya bersama. Tak lama kemudian, terjadi perselisihan saat ada calon penumpang yang hendak naik di sekitar puskesmas.

“Ke wilayah Sumedang utara ada yang ngasih minum, berbarengan bertiga minum, setelah itu ada penumpang yang mau naik puskesmas, didalangi sama diduga pelaku, jangan naik katanya ke ciguling,” tambahnya.

Perselisihan tersebut berujung pada perkelahian di dalam angkot yang kemudian berlanjut di luar kendaraan. Dalam perkelahian itu, salah seorang dipukul menggunakan botol minuman keras hingga mengalami luka robek di bagian dahi.

“Ada perkelahian dulu di mobil, lalu diluar berkelahi di pukul oleh botol miras salah satu dari ketiga orang tersebut ada yang di pukul oleh botol minuman yang mengakibatkan dahi salah satu dari mereka robek,” ujarnya.

Korban kemudian menjalani perawatan di rumah sakit. Pada malam harinya, polisi membawa korban ke Mapolsek Sumedang Selatan untuk dimintai keterangan dengan mempertemukan kedua belah pihak beserta keluarga.

“Malam si korban udah pulang dari RS dan kita bawa ke polsek untuk tindak lanjut, semua keluarga datang, keduanya juga tidak ingin laporan,” ucapnya.

Karena korban maupun pihak yang diduga sebagai pelaku tidak membuat laporan polisi, perkara tersebut tidak dilanjutkan ke proses hukum. Polisi menyebut kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan persoalan itu secara kekeluargaan.