Beranda / Sosial / Saling Berbalas Gol Hingga Skor Akhir Imbang 2-2, Kecamatan Sukasari Harus Rela Berbagi Poin dengan Cisitu

Saling Berbalas Gol Hingga Skor Akhir Imbang 2-2, Kecamatan Sukasari Harus Rela Berbagi Poin dengan Cisitu

Sumedang – Duel Tim Kecamatan Sukasari dan Cisitu berlangsung sengit dalam ajang Piala Dony-Yoshua. Kedua tim saling berbalas gol. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Ahmad Yani Sumedang, Jumat (21/8/2026), berakhir dengan skor 2-2.

Hasil tersebut membuat kedua tim harus puas berbagi poin. Meski gagal meraih kemenangan, Tim Pelatih Sukasari, Cecep Kurnia, mengaku cukup puas dengan permainan anak asuhnya.

Menurut Cecep, persiapan Tim Sukasari menghadapi Piala Dony-Yoshua memang cukup singkat. Karena itu, hasil imbang menjadi sesuatu yang patut disyukuri.

“Alhamdulillah, dalam pertandingan ini meskipun hasil akhirnya berbagi poin, cukup memuaskan untuk kami, khususnya Tim Sukasari yang persiapannya dalam menyongsong kompetisi Piala Dony-Yoshua ini sangat mepet sekali,” kata Cecep.

Cecep mengakui masih ada sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi timnya. Salah satunya berkaitan dengan jam terbang dan kondisi fisik pemain.

“Untuk evaluasi kami, khusus dari tim kami mungkin pertama, jam terbang memang kurang. Terus stamina fisik pemain sangat-sangat di bawah standar lah,” ujarnya.

“Untuk ke depan, evaluasinya terutama di fisik dan stamina,” sambung Cecep.

Di kubu Cisitu, Tim Pelatih Meme juga menyambut positif hasil pertandingan tersebut. Ia mengaku bangga melihat para pemainnya mampu tampil lepas meski baru pertama kali bermain di ajang tersebut.

“Alhamdulillah, permainan berjalan lancar dan saya merasa bangga kepada anak-anak bisa bermain lepas walaupun baru pertama di sini,” kata Meme.

Meme turut mengapresiasi permainan Tim Sukasari. Ia menilai lawannya bermain bagus dan sportif sepanjang pertandingan.

“Terima kasih kepada pihak Sukasari, Kecamatan Sukasari, yang juga mainnya bagus dan sportif. Saya merasa bangga diadakan turnamen Piala Dony-Yoshua. Terima kasih kepada Pak Dony dan Pak Yoshua,” tuturnya.

Meme berharap Piala Dony-Yoshua dapat terus digelar secara berjenjang sehingga menjadi wadah pembinaan sekaligus pengembangan bakat pemain muda di Kabupaten Sumedang.

“Semoga ke depannya, harapan dari saya sebagai pembina usia muda, turnamen ini berjenjang dan berlanjut. Sekali lagi, terima kasih kepada semua pihak atas adanya turnamen ini,” pungkasnya.

Tag: