Peristiwa

Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Hutan Daerah Sukasari, Diduga Jatuh

Sumedang – Seorang pria lansia bernama Armu (73), sesuai identitas yang ditemukan merupakan warga Dusun Tegal Saeutik, Desa Tegal Manggung, Kecamatan Cimanggung, ditemukan meninggal dunia di kawasan Hutan Daerah Kiarapayung (HDK) Blok Baru Kondang, Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Jumat (7/3/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Danramil Tanjungsari, Kapten Inf Agus Hermawan, mengatakan proses evakuasi dilakukan oleh Polsek Sukasari dan Koramil 1004 Tanjungsari setelah menerima laporan dari warga.

Baca Juga :  Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Wilayah Barat Sumedang, Puluhan Rumah Warga di Tanjungsari Rusak

“Jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang saksi bernama Yayat yang sedang mencari rumput di lahan garapannya. Ia melihat sesuatu yang menyerupai tumpukan kain, tetapi setelah diperiksa lebih dekat, ternyata ada seorang laki-laki yang sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kapten Inf Agus Hermawan.

Baca Juga :  Warga Sindulang Geger Penemuan Mayat Laki-laki, Polisi Berhasil Ungkap Identitasnya

Yayat kemudian melaporkan temuan itu kepada Asep, petugas keamanan HDK. Selanjutnya, informasi tersebut diteruskan kepada Kepala Desa, yang kemudian menghubungi Polsek Sukasari, Babinsa Sindangsari, dan Satpol PP Kecamatan Sukasari.

Menurut keterangan warga, sekitar tiga hari sebelum ditemukan, korban sempat terlihat berada di sekitar kawasan kehutanan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

Baca Juga :  Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Wilayah Barat Sumedang, Puluhan Rumah Warga di Tanjungsari Rusak

“Korban diduga meninggal karena faktor usia lanjut dan kelelahan hingga terjatuh. Luka lecet ditemukan di bagian kaki, tangan, wajah, dan leher,” tambah Kapten Inf Agus Hermawan.

Pihak keluarga yang diwakili Muhsin UU menerima kejadian ini sebagai musibah. Jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarga di Dusun Cikeuyeup, Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, untuk dimakamkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button