TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Bencana alam untuk kesekian kalinya kembali melanda wilayah Jatinangor dan sekitarnya berupa terjangan angin puting beliung yang disertai hujan deras pada sore tadi sekitar pukul 15.30 WIB, Rabu (21/2/2024).
Akibat hantaman angin puting beliung itu, sejumlah jaringan listrik Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) di wilayah tersebut padam. Terkonfirmasi, hingga pukul 18.00 WIB malam ini sebanyak 31 gardu distribusi atau 10.127 pelanggan di 4 desa yakni Sawahdadap, Cisempur, Bunter dan Rancaekek terkena imbas akibat kejadian itu.
Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjungsari Teten Rohiman menyebutkan, pihaknya masih mengupayakan percepatan pemulihan kondisi jaringan listrik agar penyaluran listrik dapat segera normal kembali.
“Tim kami berupaya secepat mungkin melakukan investigasi juga inventaris asset yang saat ini terdampak agar penyaluran tenaga listrik dapat dinormalkan sesegera mungkin,” ucap Teten.
Selain itu, sambung Teten, koordinasi dengan stakeholder terkait seperti BPBD, TNI, Polri juga pihak desa setempat terus di lakukan secara intens.
“Hal ini diharapkan akan mempermudah untuk mengkondisikan juga mengkomunikasikan proses perbaikan jaringan listrik kepada masyarakat yang tentunya akan butuh memakan waktu,” ucapnya.
Tak hanya itu, Teten berpesan, apabila ada jaringan terdampak yang belum terpantau petugas PLN dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan masyarakat, agar segera dilaporkan.
“Kami mengimbau warga masyarakat untuk secepatnya melaporkan apabila ada jaringan listrik di sekitar tempat tinggalnya juga terdampak. Terlebih, dapat mengancam keselamatan diri. Silahkan hubungi kami melalui PLN Mobile atau datang langsung ke posko pelayanan terdekat,” pungkas Teten. (*)







