PemerintahanPeristiwaSumedang

Pemkab Sumedang Pasok Air Bersih untuk 3 Desa Terdampak Longsor di Surian

Sumedang – Pemerintah Kabupaten Sumedang telah memasok air bersih untuk tiga desa di Kecamatan Surian yang terdampak longsor. Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, meminta PDAM dan BPBD untuk mengirimkan pasokan air bersih ke Desa Pamekarsari, Wanasari, dan Ranggasari.

“Untuk kebutuhan air bersih tiga desa dipasok dari Sumedang oleh PDAM dan juga BPBD sambil memperbaiki pipa air yang tergerus longsor,” kata Bupati Dony Ahmad Munir saat melihat kondisi longsor di Surian, Sabtu (13/12/2025).

Baca Juga :  Empat Kades PAW dan Satu Penjabat Dilantik, Bupati Sumedang: 'Proses Demokrasi Berjalan Aman dan Damai'

Longsor terjadi pada tanggal 23 November 2025, mengakibatkan areal kebun dan sawah siap panen seluas 15 hektare. Sawah seluas 9,5 hektare siap panen hilang tertimbun longsor dan areal perkebunan seluas 5,5 hektare terbawa longsor.

Baca Juga :  Masih Ingat Dengan Wisata Buricak Burinong di Jatigede? Pemkab Sumedang Siap Beri Perhatian Khusus

Bupati Dony Ahmad Munir juga memberikan bantuan sembako dan beras kepada warga yang terdampak longsor. “Tiap bulannya nanti diberi beras minimal 10 kilogram. Sampai dengan sawahnya bisa berfungsi kembali dan selesai ditangani,” katanya.

Warga diimbau untuk selalu waspada terhadap longsor susulan karena curah hujan saat ini masih tinggi. “Warga jangan mendekati zona bahaya yang dipasang garis polisi. Kami meminta bantuan ke Badan Geologi untuk mengkaji pergerakan tanah di kawasan longsor,” tambah Dony.

Baca Juga :  Bendung Cihamerang Kembali Ditinjau, Pemkab Sumedang Matangkan Penanganan dan Fokuskan Pengeringan Bertahap

Untuk mencegah longsor susulan, pemerintah telah memasang rucuk, bronjong, dan membuat saluran air. “Semua waspada dan selalu memantau prakiraan cuaca BMKG. Selamatkan jiwa yang paling utama,” kata Bupati Dony Ahmad Munir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button