Pasca Gempa M 2,7 Sumedang Jumat Pagi, Bupati Tingkatkan Sosialisai Mitigasi Bencana
Sumedang – Pemkab Sumedang melalui BPBD terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang langkah-langkah menghadapi gempa bumi, termasuk antisipasi untuk Sesar Lembang yang dikhawatirkan kembali aktif.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir saat dikonfirmasi terkait gempa magnitudo 2,7 yang terjadi pada Jumat (30/1/2026) pukul 05.13 WIB.
“Sudah di berbagai media sosial sudah kami sampaikan, bahkan setiap kegiatan itu ada safety briefing untuk itu,” kata Bupati Dony di Tahura Gunung Kunci.
BPBD Sumedang juga melakukan sosialisasi ke lapangan, ke berbagai desa, untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan.
“Ikhtiar lahir, berdoa. Akan terus memberikan terus penjelasan pada masyarakat bagaimana kita kalau menghadapi gempa, dan menjauhi lokasi yang menyebabkan gempa,” kata Bupati Dony.
Gempa magnitudo 2,7 yang terjadi pada Jumat pagi diperkirakan terkait dengan aktivitas Sesar Lembang. “Udah sering katanya aktifitas. Ya, ya pokoknya itu harus menambah kita waspada,” tambah Bupati Dony.
Masyarakat Sumedang diimbau untuk tetap tenang dan waspada, serta mengikuti instruksi dari BPBD dan pihak berwenang. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi risiko bencana dan meningkatkan keselamatan masyarakat.
Berdasarkan informasi awal BMKG, gempa Mag 2,6 yang terjadi pada 05:13 WIB, berkedalaman 5 kilometer, dan berlokasi di 14 km Barat Daya Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Gempa dirasakan sebagian warga di wilayah barat Kabupaten Sumedang dan Bandung Raya.







