PemerintahanSumedang

Musrenbang RPJPD, Pj Bupati: Jumlah Kemiskinan Ekstrem di Sumedang Capai 6.730 Orang

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Yudia Ramli yang baru menjabat 8 hari sebagai Pj Bupati Sumedang membuka langsung kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 yang diikuti oleh semua Kepala Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD), tokoh masyarakat, perwakilan Organisasi Kemasyarakatan dan sejumlah pihak terkait lainnya di Aula Tampomas Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS) Jawa Barat (Jabar), Senin (29/4/2024).

“Kegiatan Musrenbang RPJPD Kabupaten Sumedang merupakan dokumen perencanaan pembangunan makro yang berisi visi, misi dan arah pembangunan suatu daerah dalam kurun waktu 20 tahun.

Baca Juga :  Sarang Tawon di Tiang Gardu Listrik Resahkan Warga, Damkar Tanjungsari Lakukan Evakuasi

Dokumen RPJPD juga merupakan kesepakatan dan komitmen kebijakan yang mengikat. Namun fleksibel dalam tahapan pelaksanaannya.

Sehingga, sejatinya RPJPD menjadi tahap dasar bagi siapapun termasuk bagi para calon kepala daerah dalam merumuskan visi dan misi dalam rangka membangun suatu daerah. Termasuk di Sumedang saat ini,” kata Yudia.

Baca Juga :  Sumedang Hadapi Tantangan Cuaca Ekstrem, BMKG Jabar Sorot Urgensi Penguatan Infrastruktur di Tengah Ancaman Siklon

Menurut Yudia, RPJPD sekarang berbeda dari sebelumnya. Mengingat, harus ada keselarasan antara Daerah sampai Pemerintah Pusat.

“Musrenbang RPJPD ini juga melibatkan semua komponen masyarakat. Rencananya, penyusunan dokumen RPJPD ini harus selesai Agustus 2024,” terangnya.

Selain itu, sambung Pj Bupati, melalui kegiatan Musrenbang RPJPD ini juga, dirinya menginginkan adanya komitmen antara Pemda Sumedang yang melibatkan semua Kepala SKPD untuk Kabupaten Sumedang lebih baik lagi kedepannya.

Baca Juga :  Ratusan Pelajar Hiasi Pagelaran Seni Budaya di Pelataran Geotheater Sumedang

“Apalagi saat ini ada target yang harus dicapai sebagaiman arahan Presiden RI yakni, penanganan kemiskinan ekstrem agar terus menurun. Kami diberi waktu hingga Desember 2024 nanti. Saat ini, tercatat 6.370 orang di Sumedang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem. Inilah tantangan yang harus segera ditangani serius oleh Pemda Sumedang,” tukas Pj Bupati Sumedang, Yudia Ramli. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button