TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) sekaligus Panglima Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM GMBI, Yudi Tahyudin Sunardja menyebutkan pada momentum Idul Adha 1444 Hijriyah, sebagian besar Sekretariat Distrik maupun Wilayah Teritorial (Wilter) ditiap Kabupaten/Kota melaksanakan pemotongan hewan kurban yang disalurkan kepada masyarakat.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, sedikitnya ada sekitar 20 ekor sapi dan tidak kurang dari 70 ekor kambing dipotong disekretariat yang tersebar diberbagai wilayah,” ujar Panglima DPP LSM GMBI, Yudi Tahyudin Sunardja kepada Tahu Ekspres Indonesia di Sekretariat LSM GMBI Distrik Sumedang Jawa Barat (Jabar), Kamis (29/6/2023).
Sebelumnya, sambung Yudi, DPP LSM GMBI juga menerima bantuan hewan kurban dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berupa satu ekor sapi kepada Majelis Taklim Syafaah Muhyidin Padepokan Alfauzan yang diterima langsung oleh Dewan Pakar sekaligus Ketua Komite Penyelenggara Organisasi (KPO) LSM GMBI, Ibu Azizah Talita Dewi.
“Kami mengapresiasi adanya bantuan hewan kurban dari Presiden RI, Jokowi. Yang selanjutnya, daging kurban ini akan didistribusikan melalui Majelis Taklim Syafaah Muhyidin Padepokan Alfauzan,” ucap Yudi.
Selain itu, Yudi juga mengapresiasi kiprah LSM GMBI Distrik Sumedang yang setiap tahunnya kerap melaksanakan pemotongan hewan kurban.
“Untuk kesekian kalinya, hari ini Distrik Sumedang melaksanakan pemotongan hewan kurban sebanyak satu ekor sapi dan 3 ekor kambing. Ini merupakan rangkaian dari program GMBI Peduli. Terlebih, DPP GMBI pasca Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-21 di Bandung terus melakukan transformasi secara menyeluruh,” ujarnya.
Tak sampai disitu, sambung Yudi, pihaknya gencar melakukan konsolidasi agar marwah GMBI semakin diperhitungkan dengan adanya sebagai bukti loyalitas kader yang bertanggung jawab atas amanah yang diberikan oleh Ketua Umum, M Fauzan Rachman.
“Olehsebab itu, kader GMBI dituntut agar betul- betul serius dalam berorganisasi. Tidak hanya dengan ucapan belaka tanpa bukti nyata. Mengingat, marwah lembaga dengan kekuatan pasukan yang terus dibina, maka disitu nampak kekuatan dalam kebersamaan dan solidaritas kecintaan terhadap lembaganya,” ucap Yudi.
Selain itu, terang Yudi, karena sesuai peran fungsi ke-Panglimaan salah satunya adalah melaksanakan konsolidasi organisasi serta memberikan pemantapan dan doktrin kelembagaan.
“Sesuai hasil keputusan Rakernas LSM GMBI ke-21 di Bandung beberapa waktu lalu, era transformasi LSM GMBI dalam rangka Bela Negara. Jadi, semua pergerakan lembaga harus benar benar tersistem dengan baik,” tegasnya.
Yudi mengatakan, secara garis besar bahwa pergerakan LSM GMBI dari tingkat Pusat sampai Daerah harus selalu selaras dalam Satu Komando.
“Ingat, bahwa berbagai hal kejadian dan ujian yang tengah dihadapi saat ini harus bisa mengambil hikmahnya agar GMBI semakin dewasa. Lebih profesional, terarah dan humanis di tengah masyarakat.
Tetaplah semangat dalam perjuangan menegakkan Amar Ma’ruf Nahyi Mungkar. Terus dampingi masyarakat yang tertindas dan terzolimi di mana kita berada. Mengingat, GMBI hadir di setiap daerah harus terlihat wujudnya dan dapat dirasakan manfaatnya,” tukas Panglima DPP LSM GMBI, Yudi Tahyudin Sunardja didampingi Pelaksana Harian (PLH), LSM GMBI Distrik Sumedang, Agung Gundara. (*)







