Sumedang – Tanah longsor terjadi di Jalan Lingkar Timur Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pantauan Sabtu pagi (7/2/2026), Longsor tersebut menghancurkan sebuah bangunan warung dan mengancam dua bangunan lainnya.
Kejadian longsor ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Warung yang hancur tersebut milik warga setempat, Ujang Suhendi.
“Sebelum longsor besar, sempat terjadi retakan-retakan di tanah yang berdekatan dengan warung miliknya,” kata Ujang.
Barang elektronik yang berada di dalam warung hancur terbawa longsor. Ujang dan penghuni lainnya selamat karena menyadari adanya pergerakan tanah dan dapat menyelamatkan diri.
Luas longsor diperkirakan memiliki ketinggian sekitar 35 meter, dengan panjang sekitar 50 meter dan lebar 30 meter, disertai pergerakan tanah hingga mencapai seluas 80 meter.
“Tidak ada korban jiwa, beruntung pada saat kejadian para penghuni menyadari adanya pergerakan tanah dan dapat menyelamatkan diri,” kata Ujang.
“Kerusakan terjadi pada 2 warung dan 1 gudang,” Tutur Ujang.
Sementara itu, kerugian akibat longsor ini ditaksir mencapai empat puluh juta rupiah lantaran banyak barang elektronik yang hancur terbawa longsor. Kini warga pun masih berupaya mengangkut barang yang masih bisa digunakan dan memperbaiki warung seadanya.







