Korwil SPPG Sumedang Gencarkan Tes Urine di Tiap Dapur MBG, Sehari Tiga Kecamatan dan Akan Libatkan Lebih dari 400 Orang Relawan

Sumedang – Gerak cepat koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Sumedang, Mega Gipar Barani, menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumedang akan menggelar tes urine bagi relawan dan pegawai dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan tersebut akan dilaksanakan serentak dalam sehari di tiga kecamatan berbeda.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika maupun obat-obatan terlarang di lingkungan dapur MBG yang tersebar di Kabupaten Sumedang.

Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Sumedang, Mega Gipar Barani, mengatakan pelaksanaan tes urine dengan melibatkan BNNK Sumedang merupakan bagian dari komitmen menjaga lingkungan kerja dapur MBG tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan deteksi dini. Kami ingin memastikan seluruh relawan dan pegawai dapur MBG yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam kondisi yang baik dan bebas dari penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang,” ujar Mega kepada Tahu Ekspres, Jum’at (5/6/2026).

Berdasarkan jadwal kegiatan, tes urine akan dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai di tiga titik pelaksanaan. Lokasi pertama berada di SPPG Cigendel 2, Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan. Kegiatan di lokasi tersebut akan diikuti peserta dari SPPG Pamulihan 1, SPPG Cilembu, dan SPPG Cigendel 2 dengan total 150 orang.

Lokasi kedua dipusatkan di SPPG Kutamandiri 2, Desa Kutamandiri, Kecamatan Tanjungsari. Sebanyak 102 peserta dari SPPG Kutamandiri 2 dan SPPG Sindangpakuon 2 dijadwalkan mengikuti pemeriksaan.

Sementara lokasi ketiga berada di SPPG Mulyasari, Desa Mulyasari, Kecamatan Sumedang Utara. Tes urine di lokasi tersebut akan diikuti 102 peserta dari SPPG Mulyasari dan SPPG Galudra.

“Secara keseluruhan, lebih dari 350 relawan dan pegawai dari tujuh dapur MBG akan mengikuti tes urine tersebut. Pemeriksaan yang digelar dalam satu hari di tiga kecamatan itu diharapkan mampu memperkuat pengawasan internal sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.

Exit mobile version