Hukum

Kejaksaan Selidiki Dugaan Pungli Rp1,6 Miliar Kasus Dispensasi Kawin Anak pada Pengadilan Agama Sumedang

Sumedang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumedang resmi meningkatkan status penyelidikan ke tahap penyidikan terkait dugaan tindak pidana penyalahgunaan dalam penerbitan penetapan dispensasi kawin di Pengadilan Agama Sumedang pada 2021–2024. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers di Kantor Kejari Sumedang, Selasa (20/5/2025).

Kepala Kejaksaan Negeri Sumedang, Adi Purnama menjelaskan, penyidikan dilakukan setelah ditemukan peristiwa pidana berupa selisih data antara Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumedang dan Pengadilan Agama terkait jumlah dispensasi kawin anak di bawah usia 19 tahun.

Baca Juga :  Pasca Penggeledahan Kantor Bakesbangpol Sumedang, Mahasiswa Dukung Ikhtiar Kejari Ungkap Kasus Dugaan Korupsi

“Data di Kemenag menyebutkan ada 2.455 perkawinan di bawah umur 19 tahun, sementara Pengadilan Agama hanya mengeluarkan 833 penetapan dispensasi kawin. Selisihnya 1.622 kasus,” ujar Adi saat konferensi pers.

Penetapan dispensasi kawin yang tidak terdaftar di Pengadilan Agama itu diduga diterbitkan tanpa proses sidang resmi. Bahkan, menurut Adi, penetapan itu diduga diperjualbelikan oleh oknum dengan tarif antara Rp600 ribu hingga Rp1 juta.

Baca Juga :  Aliran Dana Capai Rp1 Miliar, Kejari Sumedang Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PJU Dishub

“Dugaan akibat perbuatan tersebut menyebabkan kerugian negara karena Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari 1.622 penetapan fiktif itu tidak masuk ke kas negara. Total kerugian PNBP diperkirakan mencapai Rp567,7 juta,” ungkapnya.

Baca Juga :  Eks Koordinator Daerah BEM-SI Soroti Fenomena Korupsi di Sumedang: “Semoga Masih Ada Mahasiswa sebagai Kontrol Sosial”

Selain itu, dari hasil penyelidikan, total nilai pungli yang diduga diterima oleh oknum mencapai sekitar Rp1,6 miliar.

Sebagai informasi tambahan, Kejari Sumedang terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pelaku dan pihak-pihak yang terlibat. Penyidikan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: PRINT-18/M.2.22.4/Fd.2/05/2025 yang ditandatangani pada 20 Mei 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800 Heboh Sosial Media Andika Medan Bongkar Cara Aktifkan Mode Pecahan X10 Strategi Petir800 Mengubah Nasib Andika Medan Melalui Formasi Ubin Mahjong Bukan Keberuntungan Biasa Pria Medan Bagikan Tutorial Membaca Ritme Pecahan Rahasia Dibalik Ketenangan Andika Medan Mengincar Pecahan X10 Analisis Pola Inilah Detik Detik Transisi Ubin Emas Mahjong Andika Medan Viral Menang Tak Masuk Akal Modal 50 Ribu Andika Berhasil Paksa Keluar Pecahan X10 Pengakuan Andika Medan Tentang Skema Ubin Mahjong Layar Dipenuhi Angka 10 Misteri Pola 20 Spin Petir800 Terpecahkan Pemuda Medan Buktikan Simbol Naga Awalnya Iseng Modal 50 Ribu Andika Medan Temukan Pola Frekuensi Pecahan X10 Gegerkan Jagat Maya Pria Medan Ungkap Rahasia Menaklukkan Simbol Naga Mahjong Matriks Slot Online Dengan Penekanan Pada Pola Transisi Cara Praktis Memahami Slot Online Hari Ini Teknik Pengelolaan Slot Online Untuk Performa Stabil Dan Terukur Slot Online Metode Proyeksi Untuk Performa Lebih Terarah Pola Slot Online Paling Smooth Ritme Spin Yang Benar Benar Teratur Pendekatan Analisa Terarah Progresif Hasil Stabil Slot Online Panduan Winrate Scatter Mahjong Psoft Metode Unggulan Dinamis Performa Maksimal Slot Online Kontrol Cerdas Berkelanjutan Performa Stabil Unggul Slot Online Analisa Modern Dengan Peluang Optimal Slot Online