Keterbatasan Sarana Prasarana Tak Halangi Warga Binaan Lapas Sumedang Berkarya
Sumedang – Meskipun menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana, warga binaan Lapas Sumedang tetap menunjukkan semangat berkarya. Program-program kreatif dan produktif di lembaga pemasyarakatan ini memberikan dampak positif bagi para binaan dan masyarakat.
Pelatihan keterampilan, seni, dan kerajinan tangan berlangsung meski dengan sumber daya terbatas, dan menghasilkan karya yang memuaskan. Warga binaan tidak hanya mengembangkan potensi mereka tetapi juga mempelajari keterampilan baru untuk masa depan.
Kalapas Kelas IIB Sumedang, Ratri Handoyo Eko Saputro, menegaskan komitmen untuk menyediakan program-program bermanfaat meskipun ada kekurangan sarana. “Kami menciptakan lingkungan kondusif bagi warga binaan. Dengan dukungan dan kerja sama, kami yakin mereka dapat terus berkarya dan memperbaiki diri,” ujar Ratri kepada Tahu Ekspres, Rabu, 11 September 2024.
Hasil karya warga binaan mendapatkan perhatian positif dari masyarakat, pemerintah daerah, dan pelaku wirausaha. Produk seperti meja jati resin, stand booth, dan meja tenis telah dipasarkan dan diterima baik oleh konsumen lokal maupun internasional.
Lapas Sumedang menunjukkan bahwa keterbatasan tidak menghalangi tekad warga binaan untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.







