Kecelakaan Tunggal Terulang di Jalan Rusak Pasirhuni–Jingkang, DPRD Turun Tangan, Bupati Sumedang Buka Suara
Sumedang – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalan rusak Pasirhuni–Jingkang, tepatnya di Dusun Cimuncang RT 03 RW 06, Desa Jingkang, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang, Kamis (15/5) sekitar pukul 06.45 WIB.
Kali ini, korbannya adalah Wulan Sari Nuraisah, siswi kelas XI SMAN Tanjungkerta asal Dusun Babakan Caringin RT 03 RW 12, Desa Jingkang, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang.
Ia mengalami luka cukup serius, mulai dari gigi taring yang copot hingga bibir sobek yang harus dijahit sebanyak sembilan jahitan.
Insiden kecelakaan di jalan tersebut bukan yang pertama kali terjadi. Pada tahun sebelumnya, tragedi serupa terjadi sekitar 500 meter dari lokasi kejadian saat ini, yang menewaskan seorang balita berusia tujuh bulan, tepatnya pada Kamis, 28 Maret 2024.
Korban diketahui tengah melintasi jalan tersebut saat hendak berangkat ke sekolah. Menurut pengakuan sang ibu, Ai Nuryanah, anaknya terjatuh akibat kondisi jalan yang rusak parah.
“Menurut anak saya, sebelum jatuh dia sempat memilih-milih jalan yang bagus karena jalan rusak. Tapi saat memilih itu, bannya tidak seimbang dan akhirnya jatuh,” ujar Ai Nuryanah kepada wartawan, Kamis (15/5/2025).
Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami sejumlah luka fisik yang cukup parah, mulai dari bagian gigi, bibir, kaki, hingga bagian tubuh lainnya.

“Saya langsung bawa ke Puskesmas Sukamantri. Gigi taring anak saya copot, kaki dan sikunya luka-luka, wajah memar, hidung juga. Bibirnya sobek sampai harus dijahit sembilan jahitan. Kata dokter, harus dirontgen ke Sumedang,” jelas Ai.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sumedang dapat segera memperbaiki jalan tersebut. Pasalnya, jalan Pasirhuni–Jingkang merupakan akses utama menuju sekolah.
“Harapan saya, jalannya bisa segera diperbaiki karena ini akses utama sekolah anak-anak. Jangan sampai ada korban berikutnya,” pintanya.

Menanggapi insiden tersebut, respons cepat datang dari Anggota DPRD Sumedang Fraksi Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) 2, Hasan Supriadi, bersama rekannya sesama anggota dewan, Heti Andorina alias Teh Cinot, yang langsung meninjau lokasi kejadian dan menjenguk korban kecelakaan di rumahnya.

“Tadi pagi ada kejadian anak SMA ketika mau berangkat sekolah, dia jatuh. Tapi sekarang, alhamdulillah, sudah dirawat. Kebetulan kami punya kepedulian terhadap masyarakat. Jalannya seperti ini, bahkan kejadian seperti ini sudah dua kali terjadi. Sekarang terulang lagi,” kata Hasan.
Atas kejadian yang kembali terjadi di ruas jalan rusak tersebut, Hasan meminta agar Pemerintah Kabupaten Sumedang segera mengambil tindakan perbaikan.
“Makanya, kami dari Dewan Dapil 2—saya bersama Teh Cinot dan rekan-rekan—secara spontan langsung mengunjungi lokasi kejadian tadi pagi. Alhamdulillah, mudah-mudahan ini menjadi perhatian Pemerintah Sumedang. Kami dari Dewan Dapil 2 berharap perbaikan jalan bisa segera dilaksanakan,” tegasnya.
Tak hanya meninjau langsung lokasi kejadian, para anggota DPRD Dapil 2 ini juga mengeluarkan dana pribadi untuk membantu perbaikan sementara jalan yang rusak.

“Tadi kami kirim pasir satu dump truk, koral atau split satu engkel, dan semen 10 sak. Insyaallah yang akan kerja bakti adalah masyarakat sekitar, besok. Anggarannya dari pribadi, patungan dari saya dan Teh Cinot,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memastikan bahwa jalan Pasirhuni–Jingkang telah masuk dalam rencana perbaikan oleh Pemkab Sumedang pada tahun 2025.
“Jalan Pasirhuni–Jingkang sudah kami masukkan dalam rencana perbaikan tahun 2025. Total panjang jalan sekitar 7 km, dan anggaran sebesar Rp500 juta sudah dialokasikan,” jelas Dony.
Namun, karena keterbatasan anggaran, perbaikan akan difokuskan pada titik-titik yang mengalami kerusakan berat. Ia menyebutkan bahwa saat ini perbaikan sedang memasuki tahap administrasi.
“Insyaallah bulan Juni sudah mulai pengerjaannya,” pungkasnya.







