TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumedang terus mendukung para petani tembakau dengan menyiapkan tiga varietas benih tembakau yang memiliki kualitas baik.
“Demi menjaga kualitas, biasanya petani menggunakan tiga varietas benih tembakau. Semuanya merupakan benih tembakau unggulan asli dari Sumedang, agar tahan segala suhu cuaca,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang Sajidin kepada wartawan di Sumedang Jawa Barat (Jabar), Sabtu (31/8/2024).
Ia menyatakan, tidak semua daerah pertanian di Sumedang sama. Setiap daerah itu memiliki karakter tanah dan suhu cuaca yang berbeda. Sehingga untuk pengembangan varietas tembakau juga tergantung daerahnya.
“Para petani di Sumedang ini kebanyakan hanya mengembangkan tiga varietas saja. Ketiga varietas benih tembakau yang biasa dibudidayakan oleh para petani tembakau di wilayah Kabupaten Sumedang ini adalah varietas Hanjuang, Kenceh, dan Temangi,” terangnya.
Menurutnya, varietas tembakau yang cocok ditanam di wilayah Kabupaten Sumedang itu memang hanya ada tiga jenis. Itupun tidak serta merta cocok untuk ditanam di setiap daerah.
“Sebagai contoh, untuk benih tembakau varietas Hanjuang, biasanya sangat cocok untuk ditanam di wilayah Sumedang bagian barat seperti, wilayah Tanjungsari, Sukasari, dan sekitarnya.
Sedangkan untuk varietas Kenceh, benih ini kebanyakan ditanam oleh para petani tembakau di wilayah tengah, seperti di Kecamatan Paseh dan sekitarnya.
Sedangkan untuk benih varietas Temangi, bibit jenis tembakau putih ini, cocoknya ditanam di wilayah timur, dan utara seperti, Tomo, Jatigede, Darmaraja, dan sekitarnya,” ucap Sajidin.
Kemudian, sambungnya, mengenai dukungan Pemda Kabupaten Sumedang terhadap para petani tembakau, selama ini DPKP Sumedang, selalu hadir untuk memberikan pembinaan bagi para petani, termasuk memberikan bantuan sarana dan prasarana yang diperlukan guna mendukung pengembangan usaha pertanian tembakau.
Bahkan, khusus pada Bidang Perkebunan, setiap tahunnya DPKP Sumedang, selalu memberikan bantuan sarana produksi, mulai dari bantuan benih, pupuk, hingga alat-alat produksi pascapanen.
“Bantuan yang diberikan untuk mendukung pengembangan usaha pertanian tembakau di Kabupaten Sumedang ini, sebagian besar di antaranya bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima Bidang Perkebunan DPKP Sumedang,” tukasnya. (*)







