Peristiwa

Polisi Ungkap Kronologi Peristiwa Kosan Berdarah di Sumedang

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Sumedang, AKP Maulana Yusuf Bakhtiar, mengungkapkan kronologi peristiwa berdarah yang terjadi di kos-kosan yang terletak di Lingkungan Malangbong RT 03 RW 04 Kelurahan Regol Wetan Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang.

Sebelumnya, diketahui ada dua video tersebar melalui pesan whatsapp yang menunjukkan kos-kosan tampak berlumuran darah dan ada satu orang pria berbaju putih yang tergeletak didepan kosan yang juga berlumuran darah.

Baca Juga :  Layanan SKCK di Sumedang Kini Bisa Lewat Polri Super App, Warga: 'Cepat dan Praktis Banget'

Menurut Kasat Reskrim Polres Sumedang, peristiwa terjadi pada Hari Sabtu, 07 Oktober 2023, sekira Jam 01.00 WIB. Menurut keterangan saksi yang ada di lokasi kejadian, kata AKP Maulana Yusuf, ada yang berteriak (pria) minta dibukakan pintu kosan.

“Kemudian saksi mendengar ada suara saling adu mulut antara laki-laki dan perempuan dan ada suara pecahan kaca. Tidak lama setelah itu kemudian hening,” katanya.

Baca Juga :  Truk Wing Box Tabrak 3 Kendaraan di Sumedang, 1 Truk Masuk Jurang

Ia menjelaskan, sekira Jam 02.00 WIB, saksi melihat kaca kosan yang ditinggali seorang wanita sudah pecah dan korban pria sudah tergeletak di depan kamar kosan dengan kondisi berlumuran darah ditubuhnya akibat luka ditangannya yang terkena pecahan kaca.

“Kemudian korban di bawa ke RSUD Sumedang untuk mendapat tindakan lebih lanjut,” terang Kasat Reskrim.

Informasi dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sumedang, menyebutkan telah ada pasien dua orang yang diduga korban datang ke RSUD Sumedang sekira Jam 04.00 WIB.

Baca Juga :  Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Sungai Cipacing Jatinangor

“Kondisi korban pasien pria robek pada bagian tangan kanan, sudah di lakukan penanganan. Kalau untuk pasien wanita luka-luka lebam pada wajah, tubuh dan luka sedikit di bagian kaki,” kata Humas RSUD Sumedang, Rudianto kepada Tahu Ekspres.

Ia menjelaskan, untuk pasien wanita pagi tadi sudah diijinkan pulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button