Baru Dilantik, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir Langsung Bicara Efisiensi Anggaran
Sumedang – Baru saja dilantik menjadi Bupati Sumedang periode 2025-2030, Dony Ahmad Munir langsung menegaskan komitmennya dalam menata keuangan daerah dengan cara melakukan efisiensi anggaran sesuai instruksi presiden Nomor 1 Tahun 2025.
“Adapun anggaran, kami sudah melakukan efisiensi sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025. Beberapa jenis belanja yang kurang mendesak dan tidak berdampak pada pencapaian visi, misi, serta janji politik kami telah dikurangi,” kata Dony saat diwawancarai awak media, Kamis (20/2/2025).
Ia juga menegaskan bahwa beberapa kegiatan akan dihilangkan guna efisiensi anggaran, termasuk acara seremoni yang dianggap kurang mendesak.
“Ada efisiensi di beberapa kegiatan lainnya, seperti alat tulis kantor (ATK) dan perjalanan dinas. Acara seremoni pun, peningkatan kapasitas kami lakukan efisiensi, serta beberapa kegiatan lain yang telah kami evaluasi,” ujarnya.
Dony juga telah meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sumedang untuk kembali menyisir pengeluaran yang kurang mendesak. Hingga saat ini, efisiensi anggaran yang berhasil dilakukan mencapai Rp56 miliar.
“Kurang lebih, kami sudah menyisir sekitar Rp56 miliar untuk penghematan. Saat ini, kami masih meminta tim anggaran untuk menyisir kembali hal-hal yang kurang mendesak,” ucapnya.
Anggaran tersebut, lanjut Dony, akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
“Ke mana anggaran tersebut akan dialokasikan? Kami akan mengarahkannya untuk infrastruktur pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Jadi, porsi terbesar akan difokuskan pada infrastruktur,” pungkasnya.







