TAHUEKSPRES, MAJALENGKA – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang menyalurkan bantuan makanan tambahan bagi balita yang mengalami kondisi berat badan tidak naik (Balita T) berdasarkan grafik penimbangan di Kartu Menuju Sehat (KMS). Bantuan tersebut merupakan bagian dari kepedulian PLN dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan anak sekaligus membantu keluarga penerima manfaat.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Puskesmas Majalengka, Rabu (26/8/2026) kemarin. Dihadiri 20 penerima manfaat dari total 30 penerima manfaat. Dalam program tersebut, masing-masing penerima manfaat mendapatkan makanan tambahan untuk balita T selama 14 hari. Selain makanan tambahan, YBM PLN juga menyerahkan bantuan sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat.
Kabid Kesmas Dinkes Majalengka, dr. Dini Azzora, MARS., yang hadir pada acara pagi ini menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif YBM PLN dalam penanganan balita berisiko gagal tumbuh khususnya di wilayah kecamatan Majalengka.
Manager PLN UP3 Sumedang Dian Widiana Kuswara mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak dan meringankan beban keluarga.
“Kami berharap bantuan makanan tambahan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi balita penerima manfaat, terutama dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi selama masa pertumbuhan. Bantuan sembako yang diberikan juga diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga. Ini merupakan wujud kepedulian PLN yang tidak hanya hadir melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui kontribusi sosial bagi masyarakat,” ujar Dian.
Dian menambahkan, YBM PLN merupakan salah satu wadah kepedulian sosial yang bersumber dari zakat penghasilan pegawai PLN. Dana yang dihimpun kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program kemanusiaan, sosial, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat Muhamad Joharifin menyampaikan bahwa PLN terus mendorong kontribusi positif bagi masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan.
“Generasi penerus yang mampu tumbuh dengan sehat adalah salah satu pondasi pembangunan yang penting. Melalui YBM PLN, kami berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan dirasakan dampaknya secara berkelanjutan. PLN akan terus membuka ruang kolaborasi agar kehadiran perusahaan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat Jawa Barat,” tutur Joharifin. (*)









