Sumedang – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menginstruksikan seluruh camat, kepala desa, lurah, hingga ketua RT dan RW untuk aktif memantau kondisi masyarakat selama musim kemarau. Ia menegaskan jangan sampai ada warga yang mengalami kelaparan atau kesulitan air bersih karena keterlambatan penanganan.
Arahan tersebut disampaikan Dony saat membuka Program Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Tahun 2026 Kodim 0610/Sumedang di Desa Bangbayang, Kecamatan Situraja, Kamis (23/7/2026).
“Jangan sampai ada satu warga Sumedang yang karena kemarau tidak bisa makan. Cek ke lapangan, jangan menunggu viral dulu. Pemkab Sumedang memiliki cadangan pangan di Dinas Pertanian, Dinas Sosial, BPBD, dan BAZNAS. Camat, lurah, kepala desa, ketua RT dan RW harus proaktif memeriksa dan mendeteksi kondisi warga,” kata Dony.
Selain ketahanan pangan, Dony meminta pemerintah di tingkat kewilayahan segera melaporkan apabila ditemukan warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
“Kalau ada yang kekurangan air bersih, secepatnya laporkan. Ada BPBD, PMI, dan PDAM yang siap mengirimkan bantuan air bersih,” ujarnya.
Dony juga mengingatkan agar kondisi irigasi pertanian menjadi perhatian selama musim kemarau. Menurutnya, saluran irigasi yang mengalami pendangkalan harus segera dikeruk agar aliran air kembali lancar dan siap menghadapi musim hujan.
“Irigasinya harus segera dibetulkan. Kalau saluran air mengalami pendangkalan, mumpung musim kemarau segera dikeruk supaya saat hujan nanti alirannya lancar,” pungkasnya.










