PemerintahanSosial

Pedagang Pasar Cimalaka Minta Musyawarah Ulang soal Revitalisasi, Bawa Aspirasi ke DPRD Sumedang

Sumedang – Pedagang Pasar Cimalaka yang tergabung dalam Ikatan Warga Pasar Cimalaka (IKWAPACI) meminta pemerintah desa dan pengelola pasar mengedepankan musyawarah mufakat dalam rencana revitalisasi pasar. Permintaan itu disampaikan dalam audiensi bersama DPRD Kabupaten Sumedang di ruang Paripurna DPRD Sumedang, Senin, (12/1/2026).

Ketua IKWAPACI Dian Kusdian mengatakan, selama hampir tiga tahun proses yang berjalan dinilai banyak melewati tahapan komunikasi dengan warga pasar.

“Perjalanan dua tahun delapan bulan ini kami merasa sangat banyak hal yang dilangkahi. Kata Pak Ketua DPRD tadi, musyawarah mufakat itu modal mutlak. Jadi, apa pun rencana pemerintah, sebagus apa pun, secemerlang apa pun tujuan pemerintah desa, kalau misalnya berimbas kepada warganya akan menjadi tidak baik,” kata Dian.

Baca Juga :  Menanggapi Keinginan Pedagang Soal Musyawarah Revitalisasi Pasar, Begini Kata Pemdes Cimalaka

Ia mencontohkan kebijakan yang menyangkut perdagangan dan omzet pedagang seharusnya dipertimbangkan secara matang. Menurut dia, pedagang tidak menolak revitalisasi pasar, namun meminta keberlanjutan usaha mereka menjadi perhatian utama.

“Misalnya perdagangan menurut omzet, itu kan tolong dipertimbangkan untuk kemajuan masyarakat, untuk rakyat setempat. Jadi kami pada prinsipnya tidak menolak revitalisasi. Jangan sampai ada pemberitaan bahwa warga pasar semuanya susah amat. Kami tidak menolak, cuma musyawarah mufakatnya untuk keberlangsungan kami ke depan itu harus dipertimbangkan dan harus lebih maju lagi,” ujarnya.

Ketua DPRD Sumedang Sidik Jafar membenarkan bahwa hasil audiensi menyimpulkan pedagang Pasar Cimalaka tidak menolak revitalisasi.

“Baru saja selesai menerima audiensi dan aspirasi dari Ikatan Warga Pasar Cimalaka dan stakeholder pemerintah setempat, termasuk perusahaan. Telah disampaikan aspirasinya dan sudah disepakati bahwa hari ini warga pasar pada intinya tidak menolak untuk direvitalisasi,” kata Sidik.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Cimalaka Minta Musyawarah Kembali Soal Revitalisasi Pasar: ‘Penolakan Berawal dari Arogansi Pemerintah’
Ketua DPRD Sumedang, Sidik Jafar saat Diwawancarai Awak Media Usai Terima Audiensi dari Warga Pasar Cimalaka (Foto : Istimewa)

Namun, Sidik mengakui masih ada sejumlah hal yang belum disepakati antara pengelola pasar, aparat Desa Cimalaka, dan warga pasar. Ia menyebut kesepakatan lanjutan akan segera dilakukan melalui komunikasi intensif.

“Ada hal-hal yang belum disepakati antara pengelola, aparat Desa Cimalaka, dengan Ikatan Warga Pasar. Itu akan segera disepakati, dan kepala desa sudah siap komunikasi dengan warga pasar supaya tujuan masyarakat Cimalaka, Pasar Cimalaka ingin pasar yang representatif, bersih, nyaman, tenang, aman, tumaninah,” ujarnya.

Baca Juga :  Menanggapi Keinginan Pedagang Soal Musyawarah Revitalisasi Pasar, Begini Kata Pemdes Cimalaka

Menurut Sidik, perbedaan pandangan merupakan hal wajar dalam proses pembangunan. “Kalau misalkan ada ketidakselarasan itu satu hal yang wajar. Tetapi kalau dimusyawarahkan, semua ada solusinya,” katanya.

Kepala Desa Cimalaka Dadang Suryana menyatakan siap menindaklanjuti hasil audiensi dengan mengagendakan pertemuan kembali bersama warga pasar.

“Dengan keputusan barusan, kita diposisikan harus silaturahmi dengan warga pasar dan harus kita agendakan kembali ada musyawarah mufakat,” kata Dadang.

Ia menambahkan, jadwal musyawarah lanjutan akan dibahas bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Untuk waktu, nanti kami musyawarah dulu dengan BPD dan sebagainya. Insya Allah secepatnya, nanti ada kabar lagi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button