Pilkada Sumedang 2024Politik

Kapolres Sumedang Bekali ADC dan Walpri Paslon Pilkada 2024

Sebanyak 48 personel terpilih, terdiri dari 16 Walpri dan 32 ADC, termasuk 4 Polwan, menerima pembekalan.

Sumedang – Polres Sumedang mengadakan pelatihan bagi ADC (Aide de Camp) dan Walpri yang akan mengawal calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Kabupaten Sumedang 2024. Sebanyak 48 personel terpilih, terdiri dari 16 Walpri dan 32 ADC, termasuk 4 Polwan, menerima pembekalan langsung dari Kapolres Sumedang, AKBP Joko Dwi Harsono, pada Rabu (18/09/2024).

Baca Juga :  Hari Pertama Ops Zebra Lodaya di Sumedang, 117 Truk Terjaring Ramcek, 116 Pelanggar kena Potret ETLE

Kapolres menekankan agar personel Polri bertindak tegas dan tidak ragu selama mematuhi aturan. “Personel Polri harus mengedepankan kepentingan organisasi dan selalu ingat bahwa tugasnya adalah untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” kata AKBP Joko.

Kapolres juga meminta personel menjaga kebugaran fisik melalui olahraga rutin untuk memastikan kesiapan mereka saat menjalankan tugas pengamanan. “Pastikan kesehatan tetap prima dan gunakan bodysystem saat bertugas guna meminimalisir risiko,” tegasnya.

Baca Juga :  Rakor Lintas Sektoral Operasi Lilin Lodaya: Persiapan Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Ia memberikan tiga prinsip yang harus dipatuhi, yaitu “cepat tahu, cepat lapor, dan cepat bertindak” dalam menghadapi situasi di lapangan. Selain itu, Kapolres juga mengingatkan personel untuk menjaga disiplin, nama baik institusi, serta menjaga wibawa dan penampilan selama bertugas.

Baca Juga :  Polres Sumedang dan Baznas Sumedang Kolaborasi Bantu Korban Banjir Bandang Sumatera

Pembekalan ini merupakan bagian dari pelatihan yang dimulai sejak Selasa (17/09/2024) hingga Kamis (19/09/2024), dengan harapan para ADC dan Walpri dapat menjalankan tugas mereka secara optimal dan menjaga situasi Pilkada Sumedang 2024 tetap aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button