EkonomiSumedang

Disnakertrans Sumedang Alokasikan DBHCHT untuk Pelatihan Kerja

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumedang, H. Taufik Hidayat Slamet menyampaikan bahwa Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di lingkungan Disnakertrans dialokasikan untuk sejumlah kegiatan salahsatunya melalui kegiatan pelatihan berdasarkan unit kompetensi DBHCHT tahun 2023.

“Fokus pelatihan berdasarkan unit kompetensi DBHCHT ini adalah kejuruan Barista, pembudidayaan jamur, dan menjahit pakaian, yang diadakan di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) beberapa waktu lalu,” ucap Kepala Disnakertrans, Taufik Hidayat kepada wartawan di Sumedang Jawa Barat (Jabar), Kamis (30/11/2013).

Baca Juga :  Donat Kentang Naik Daun di Sumedang, Jadi Primadona Baru di Kalangan Pencinta Kuliner

Jadi, sambung Taufik, anggaran pelatihan itu dibiayai dari DBHCHT. Kegiatan itu juga merupakan tindak lanjut dari program Pasang Sangkur yang tengah dijalankan oleh Pj Bupati Sumedang.

“Pelatihan ini mencakup kompetensi seperti menjahit, menjadi barista, dan pembudidayaan jamur. Sesuai dengan masukan dari desa dan kecamatan yang diserap Pj Bupati Sumedang bersama Kepala SKPD,” terangnya.

Baca Juga :  Setetes Demi Setetes, Kisah Kopi Vietnam Drip yang Memikat Dunia

“Saya berharap kegiatan pelatihan yang sudah dilakukan dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya sebagai upaya meningkatkan keahlian para pekerja sesuai dengan bidangnya,” ucap Taufik.

Pelatihan itu, sambung Taufik, tidak hanya menjadi respons atas adanya aspirasi dari masyarakat, namun juga menjadi sarana efektif dan bermanfaat yang diadakan secara berkelanjutan.

“Kami juga berharap hasil pelatihan ini dapat memberdayakan peserta, baik yang sudah memiliki usaha maupun yang baru memulai untuk berwirausaha secara mandiri. Sehingga, aspek berwirausaha diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam mendukung perekonomian warga Sumedang,” terangnya.

Baca Juga :  Kades Ngeluh Bantuan Sosial tak Tepat Sasaran, Begini Penjelasan Pendamping

Dikatakan, peserta pelatihan yang berdasarkan unit kompetensi DBHCHT itu kebanyakan berasal dari 3 kecamatan di Kabupaten Sumedang, yakni Kecamatan Tanjungsari, Sumedang Selatan dan Kecamatan Sumedang Utara.

“Ini menunjukkan adanya partisipasi yang merata dari berbagai wilayah dalam upaya peningkatan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button