TAHUEKSPRES, SUMEDANG – TROPIS Coffee fokus pada pengembangan kopi Arabica dengan berbagai pilihan pemasaran, mulai dari green bean hingga kopi kemasan. Hal ini disampaikan oleh pemiliknya, Riki Kuswandi, dalam wawancara dengan Tahu Ekspres di Cafe TROPIS Coffee yang bertempat di area Bumi Perkemahan Kiarapayung, Dusun Pasirkaliki Desa Genteng Kecamatan Sukasari Sabtu (28/9/2024).
“Kopi yang kami tanam jenis Arabica, sengaja kami kembangkan untuk pemasaran dalam bentuk green bean, roast bean dan dalam bentuk kopi kemasan,” kata Riki.
Secangkir kopi, tambah Riki, dibandrol dengan harga Rp 10 ribu sampai Rp 25 ribu. Dalam bertransaksi dengan customer-nya, TROPIS Coffee menggunakan bjb QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Dengan bjb QRIS, customer tidak perlu repot membawa uang tunai saat bayar.
“Secangkir kopi dihargai antara Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu. TROPIS Coffee memudahkan transaksi dengan pelanggan melalui bjb QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), sehingga pelanggan tidak perlu repot membawa uang tunai saat membayar,” ucapnya.
Riki juga yang merupakan aktivis Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Sumedang, menambahkan bahwa produk kopi miliknya punya keistimewaan dengan rasa yang khas, unik, dan seimbang, memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para penikmatnya.
“Keistimewaan dari kopi TROPIS Coffee memiliki rasa yang khas, unik, dan balance sehingga melekat di lidah,” tambah Riki.
Terakhir, Riki mengatakan dirinya merasa beruntung mendapatkan kepercayaan dari Bank bjb untuk menggunakan bjb DigiCash.
“Saya ucapkan terima kasih kepada bank bjb yang telah menyediakan layanan bjb DigiCash dan mau berkerjasama dengan kami, sehingga bisnis kami dimudahkan dan tumbuh,” pungkasnya.





