KesehatanSumedang

RSUD Sumedang Alokasikan DBHCHT untuk Peningkatan Standar Layanan Kesehatan

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Plt Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (Dirut RSUD) Kabupaten Sumedang, dr. Enceng mengakui bahwa pihaknya telah mengajukan alokasi anggaran yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp 2 Miliar.

“Iya melalui DBHCHT ini kami telah mengajukan anggaran sebesar Rp 2 Miliar untuk keperluan peningkatan layanan dan alat kesehatan di RSUD Sumedang,” ujar Plt Dirut RSUD Sumedang, dr. Enceng kepada wartawan di Sumedang Jawa Barat (Jabar), Jum’at (1/3/2024).

Baca Juga :  Sumedang Turunkan Kemiskinan 0,29 Poin, Kolaborasi Semua Stakeholder Jadi Kunci

Kendati demikian, sambung Enceng, itu baru pengajuan yang akan terealisasi di tahun 2024. Entah berapa nilai yang terealisasinya. Mengingat, Pemkab Sumedang sendiri yang akan menentukannya.

“Jika diukur dari kebutuhan RSUD Sumedang sendiri, nilai yang diajukan ini masih relatif kurang. Mengingat, sangat banyak kebutuhan di RSUD Sumedang. Terlebih, alokasi yang diajukan ini khusus dari DBHCHT saja,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Sumedang Serahkan Bantuan Rp315 Juta untuk Korban Bencana di Sumatera

Selain itu, terang Enceng, RSUD Sumedang juga sudah punya perencanaan peningkatan layanan prioritas yang sudah ditargetkan kedepannya. Seperti, pelayanan rawat jalan, Instalasi Gawat Darurat (IGD), dan lain sebagainya. Termasuk didalamnya untuk peningkatan pelayanan Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi (KJSU).

Baca Juga :  Sumedang Turunkan Kemiskinan 0,29 Poin, Kolaborasi Semua Stakeholder Jadi Kunci

“Intinya, anggaran dari DBHCHT ini yang dialokasikan ke RSUD Sumedang untuk menjamin mutu dan pelayanan keselamatan pasien demi pemenuhan standar layanan kesehatan secara optimal,” tukasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button