Pemerintahan

Pj Bupati Sumedang Pantau Persiapan Hari Desa Nasional di Cibeureum Kulon

Sumedang – Penjabat (Pj) Bupati Sumedang, Yudia Ramli, bersama kepala perangkat daerah, memantau persiapan di Desa Cibereum Kulon, yang akan menjadi lokasi peringatan Hari Desa Nasional yang akan dilaksanakan pada 14-15 Januari 2025.

Penjabat Bupati Yudia Ramli bersama rombongan bersepeda dari halaman Masjid Al-Kamil PPS, melewati Jalan Prabu Gajah Agung, memasuki Desa Bojong Jati, kemudian menyusuri jalan-jalan desa hingga tiba di Desa Licin dan berakhir di Desa Cibereum Kulon sambil memantau kegiatan Jumat Bersih.

Baca Juga :  Empat Kades PAW dan Satu Penjabat Dilantik, Bupati Sumedang: 'Proses Demokrasi Berjalan Aman dan Damai'

Setelah memantau, Yudia Ramli menyampaikan bahwa pemeriksaan kesiapan dilakukan dengan harapan peringatan pertama Hari Desa Nasional dapat berjalan lancar dan sukses.

“Peringatan Hari Desa Nasioanal itu pertama kali digelar dilaksanakan di Kabupaten Sumedang. Kita merasa bangga dan kita dukung semua baik kepala desanya, Forkopimcam Cimalaka dan seluruh perangkatnya,” kata Yudia pada Jumat (10/1/2025)

Baca Juga :  Bukan Dari APBD, Tiang Pintar Senilai Hampir Rp1 Miliar di Alun-alun Sumedang Pemberian CSR Pihak Swasta

Yudia menyebutkan, hasil pemantauan di lapangan berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana.

“Alhamdulillah berjalan lancar. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat, terutama unsur Forkopimcam Cimalaka dan para OPD terkait,” tambahnya.

Baca Juga :  Wamenhut Puji Digitalisasi Sumedang: 'Contoh Integrasi Data untuk Kebijakan Tepat'

Ia juga mengajak semua pihak yang terlibat, termasuk masyarakat Sumedang, untuk mendukung kesuksesan acara tersebut.

“Mari kita persiapkan dengan baik. Mari kita jadikan momentum luar biasa ini jadi kebanggaan bagi Kabupaten Sumedang. Karena akan hadir langsung Bapak Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button